NTB
Pelamar Calon Sekda NTB Masih Saling Intip Jelang Penutupan Pendaftaran
Penulis: Robby Firmansyah | Editor: Wahyu Widiyantoro
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Robby Firmansyah
TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Pelamar calon Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sudah mendaftarkan diri.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTB, Tri Budi Prayitno mengatakan sampai saat ini sudah ada satu pejabat yang mendaftar melalui aplikasi.
Sementara ada satu pejabat lagi yang sedang menunggu tanda tangan Gubernur Lalu Muhamad Iqbal selaku pejabat pembina kepegawaian, di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB.
"Sudah masuk satu, minta tanda tangan satu. Pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB," kata Yiyit sapaan akrabnya, Senin (15/12/2025).
Beberapa pejabat dari kabupaten/kota, maupun dari pemerintah pusat sudah berkomunikasi baik dari Lombok Timur dan Sumbawa.
Hanya saja para pejabat ini masih saling intip untuk mendaftar, sembari melihat situasi dan memohon restu kepada para pihak.
Baca juga: Sejumlah Pejabat Mulai Melamar Jadi Calon Sekda NTB
"Iya saling intip, mereka masing-masing menunggu waktu untuk pemberkasan. Beberapa teman di provinsi sudah komunikasi, tinggal menunggu bahan," kata Yiyit.
Berkaca dari hasil seleksi eselon II Pemerintah Provinsi NTB yang menuai polemik karena ada mantan narapidana., Yiyit mengatakan kali ini akan lebih selektif.
"Kita lebih cermat dan hati-hati," kata Yiyit.
Mantan Kadis Pemuda dan Olahraga (Dispora) NTB ini mengatakan, selain syarat administrasi, hal lain yang harus disiapkan adalah mental dari calon Sekda tersebut.
"Karena dia pejabat tertinggi dalam pemerintahan, dia sebagai fasilitator, katalisator. Harus punya kemampuan yang di atas rata-rata," pungkasnya.
Berkas Lamaran Sudah Masuk
Panitia seleksi (Pansel) calon Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyampaikan bahwa sudah menerima berkas lamaran.
"Alhamdulillah sudah ada yang mendaftar," kata Ketua Pansel Sekda NTB, Prof Ridwan Mas'ud saat dihubungi TribunLombok.com, Senin (15/12/2025).
Dia belum merinci mengenai jumlah maupun nama-nama pejabat yang melamar sebagai jabatan pimpinan tinggi (JPT) madya tersebut.
"Saya belum buka dokumen sehingga belum tau identitas pendaftar," kata Ridwan.
Kriteria Calon Sekda NTB
Guru besar Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram ini mengatakan, bahwa tidak ada kriteria khusus yang disampaikan Gubernur Lalu Muhamad Iqbal tersebut terhadap calon Sekda NTB.
Meski demikian, ada beberapa persyaratan administratif yang harus dipenuhi calon Sekda NTB ini seperti, rekomendasi dari pejabat pembina kepegawaian, laporan keuangan, dan pajak.
"Kriteria yang ada lebih bersifat administratif dan teknis diatur dalam peraturan terkait kepegawaian, bukan kriteria yang berasal kebijakan atau keputusan khusus Gubernur," kata Ridwan.
Selain itu persyaratan lain yang harus dipenuhi yakni minimal berpangkat eselon IV/C, bagi pelamar dari pejabat fungsional menduduki jabatan ahli utama.
Kemudian berusia paling tinggi 58 tahun pada saat pelantikan.
Unsur penilaian prestasi kerja paling kurang bernilai baik dalam dua tahun terakhir (Tahun 2023 dan Tahun 2024).
Memiliki kompetensi teknis, kompetensi manajerial, dan kompetensi sosio kultural sesuai standar kompetensi jabatan yang ditetapkan.
Memiliki pengalaman jabatan dalam bidang tugas yang terkait dengan jabatan yang akan diduduki secara kumulatif paling singkat selama tujuh tahun.
Sedang atau pernah menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama atau jabatan fungsional jenjang ahli utama paling singkat dua tahun.
Memiliki rekam jejak jabatan, integritas, dan moralitas yang baik. Tidak memiliki afiliasi dan/atau menjadi pengurus/anggota partai politik.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/yiyit_bkd_ntb_2020204jpg.jpg)