Jas Kuning Dinas Kesehatan Kota Mataram Temukan Sejumlah Masalah Kesehatan
Pada kegiatan Jas Kuning seri ketiga, Dikes Kota Mataram menyambangi Kelurahan Pejeruk, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, Jumat (23/2/2024).
Penulis: Robby Firmansyah | Editor: Sirtupillaili
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Robby Firmansyah
TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Dinas Kesehatan Kota Mataram melaksanakan kegiatan 'Jas Kuning' yang merupakan akronim dari Jalan Sehat Keliling Lingkungan, di Kelurahan Pejeruk, Kecamatan Ampenan, Jumat (23/2/2024).
Kegiatan ini bertujuan untuk melihat kondisi lingkungan dan kesehatan masyarakat di Kota Mataram.
Pada kegiatan Jas Kuning seri ketiga, Dikes Kota Mataram menyambangi Kelurahan Pejeruk, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram dr Emiral Isfihan yang didampingi Camat Ampenan Muzakkir Walad dan juga Lurah Pejeruk berkeliling ke beberapa lingkungan di Kelurahan Pejeruk.
Usai berkeliling dr Emiral mengatakan, dia menemukan beberapa persoalan di tengah masyarakat diantaranya permasalahan stunting.
Baca juga: Dinas Kesehatan Lombok Timur Menggalakkan Gerakan Aktifkan Posyandu di Majidi Selong
Dia mengatakan, di Kelurahan Pejeruk sebagian besar kasus stunting bukan kasus stunting murni, melainkan dibarengi dengan penyakit lainnya.
"Jadi ini harus didampingi, nanti kader dan petugas kesehatan mendampingi ini," Emiral, Kamis (23/2/2024).
Selain masalah stunting, Emiral juga menemukan masih banyak masyarakat yang belum memiliki kartu BPJS, sehingga dirinya berharap kepada Pemerintah Kelurahan setempat untuk segera mengurus BPJS warganya.
"Itu nanti didata, terutama yang berkasus seperti stunting agar benar-benar bisa tercover," Lanjutnya.
Emiral juga menemukan ada seorang warga yang masuk kategori Orang Dalam Ganguan Jiwa (ODGJ), warga tersebut sudah mendapatkan perawatan medis, namun Emiral berpesan untuk ketersediaan obat warga yang mengalami ODGJ tersebut tetap ada sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Terpisah Camat Ampenan Muzakkir Walad mengatakan, kasus stunting di Kelurahan Pejeruk mengalami penurunan yang signifikan, dari 140 kasus pada 2023, tahun ini sudah berkurang menjadi 95 kasus.
Sehingga dia optimis diakhir tahun ini kasus stunting di Kelurahan Pejeruk nol persen.
(*)
| Dinkes Mataram Awasi Standar Keamanan Pangan SPPG |
|
|---|
| Dikes Kota Mataram Ajak Semua Pihak Tekan Risiko Penyakit Berbasis Lingkungan di Musim Hujan |
|
|---|
| Dinkes Mataram Siagakan Seluruh Faskes dan Nakes Jelang Puncak Musim Hujan Desember |
|
|---|
| Dinas Kesehatan Kota Mataram Mulai Pemeriksaan Kesehatan Jemaah Calon Haji Tahap Awal |
|
|---|
| Program CKG di Sekolah Capai 30 Persen Sasaran, Dinkes Mataram Atur Strategi Perluas Jangkauan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/Jas-Kuning-1.jpg)