Senin, 18 Mei 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Penemuan Mayat di Mataram

Mahasiswi Asal Sumbawa Barat Ditemukan Meninggal di Kamar Kos

Seorang mahasiswi asal Sumbawa Barat ditemukan meninggal di kamar kos di Gomong, Kecamatan Selaparang.

Tayang:
Editor: Idham Khalid
Humas Polresta Mataram
OLAH TKP - Petugas kepolisian melakukan olah TKP di kamar kos seorang mahasiswi yang ditemukan meninggal dunia di wilayah Gomong, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram, Minggu (17/5/2026) malam. 

Ringkasan Berita:
  • Seorang mahasiswi asal Sumbawa Barat ditemukan meninggal di kamar kos di Gomong, Kecamatan Selaparang.

  • Polisi masih menyelidiki penyebab kematian korban dan menunggu persetujuan keluarga untuk autopsi. 
 

 

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Seorang mahasiswi ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kosnya di wilayah Gomong, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram, Minggu (17/5/2026) malam.

Kapolsek Selaparang Iptu Zulharman Lutfi mengatakan, korban diketahui berinisial NDR (21), seorang mahasiswi asal Kecamatan Jereweh, Kabupaten Sumbawa Barat.

Penemuan tersebut langsung ditindaklanjuti personel piket fungsi Polsek Selaparang yang bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan evakuasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Lutfi mengungkapkan, peristiwa itu pertama kali dilaporkan warga melalui layanan Call Center 110 setelah korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di kamar kosnya.

Korban pertama kali ditemukan oleh rekannya yang merasa curiga karena sudah beberapa waktu tidak dapat menghubungi korban.

Baca juga: Warga Lihat Mobil Brio Putih Terparkir di TKP Sebelum Penemuan Mayat Terbakar di Sekotong

Berdasarkan keterangan saksi, korban sempat menghubunginya melalui aplikasi WhatsApp pada 16 Mei 2026 sekitar pukul 02.00 Wita. Saat itu saksi masih berada di Jakarta dan dalam perjalanan menuju Lombok.

Setelah tiba di Lombok pada 17 Mei 2026 sekitar pukul 15.00 Wita, saksi kembali mencoba menghubungi korban. Namun, telepon seluler korban sudah tidak aktif.

Sekitar pukul 21.00 Wita, saksi bersama sepupunya mendatangi kamar kos korban untuk memastikan kondisinya.

“Saat tiba di lokasi, kamar korban dalam keadaan gelap. Saksi beberapa kali mengetuk pintu namun tidak ada respons. Karena sepeda motor korban juga tidak terlihat, saksi sempat mengira korban sedang keluar,” ujar Kapolsek dalam keterangan tertulis yang diterima, Senin (18/5/2026).

Karena merasa curiga, saksi kemudian kembali bersama beberapa rekannya. Mereka mengintip ke dalam kamar melalui ventilasi menggunakan senter dan melihat korban dalam posisi terlentang. Saksi juga mencium bau tidak sedap dari dalam kamar.

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada kepala lingkungan setempat yang selanjutnya menghubungi Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan pihak kepolisian.

Mendapat laporan itu, Polsek Selaparang bersama Unit Identifikasi Polresta Mataram langsung melakukan evakuasi serta olah TKP.

“Jenazah korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara dan lokasi kamar kos sudah dipasang garis polisi. Untuk proses autopsi masih menunggu persetujuan pihak keluarga,” kata Zulharman.

Pihak kepolisian menegaskan hingga kini belum dapat memastikan penyebab kematian korban dan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Kami belum bisa memastikan penyebab kematian korban. Saat ini lokasi sudah diamankan dan sejumlah barang bukti juga telah kami amankan untuk kepentingan penyelidikan,” tutupnya.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved