PDAM Lombok Tengah

Pembangunan Proyek SPAM Mandalika Diharapkan Rampung pada Awal Tahun 2024

Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Mandalika diharapkan rampung pada awal tahun 2024.

Penulis: Sinto | Editor: Dion DB Putra
TRIBUNLOMBOK.COM/SINTO
Direktur Utama PDAM Lombok Tengah, Bambang Supratomo. 

Laporan Wartawan Tribunlombok.com, Sinto

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TENGAH - Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Mandalika diharapkan rampung pada awal tahun 2024.

SPAM tersebut bakal mendistribusikan air bersih untuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.

Direktur Utama PDAM Lombok Tengah, Bambang Supratomo mengatakan, SPAM Mandalika seharusnya diserahkan pada bulan Oktober 2023. Namun, pengerjaan proyek tersebut terlambat dari jadwal.

"Tergetnya kita harapkan di awal tahun depan sudah bisa diserahkan untuk tahap awal," ujar Bambang kepada TribunLombok.com, Minggu (3/12/2023).

Bambang mengaku tidak mengetahui secara pasti kendala teknis yang dihadapi Balai Prasarana Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) dan Balai Wilayah Sungai (BWS) sebagai pemangku kebijakan.

Pihaknya sudah meninjau kondisi lapangan terkait progres pengerjaan infrastruktur dasar dan infrastrukur ke sambungan rumah.

"Kami sudah inspeksi kemarin. Kita pastikan jangan sampai pembangunan infrastruktur oleh kontraktor tidak sesuai standar yang seharusnya," tegasnya.

Dikatakannya, apabila SPAM Mandalika sudah beroperasi akan berpotensi meningkatkan pertumbuhan pelanggan di kawasan tersebut yakni sekitar 4 ribu pelanggan baru.

"Pertumbuhan pelanggan kita bisa bertambah namun karena ini tahap awal (produksi) 50 liter per detik potensi pertumbuhan pelanggan kita di angka empat ribu," imbuhnya.

Dijelaskannya, SPAM Mandalika memang dikhususkan untuk kawasan penyangga KEK Mandalika seperti Desa Mertak, Desa Sukadana, Kuta dan Desa Gerupuk.

Namun, memungkinkan pula untuk menggaet pelanggan dari pengusaha cafe dan hotel.

"Kalau pelanggan baru bisa kita layani yang bisnis maupun sambungan rumah biasa, makanya kita sedang data cafe dan hotel-hotel yang dibangun di sekitar kawasan," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Lombok
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved