Berita Mataram

Polda NTB Dalami Kasus Penyelundupan Sabu 15 Gram ke Lapas Mataram

Polda NTB melakukan pendalaman mengenai asal barang dan jaringan narkoba pelaku

Penulis: Jimmy Sucipto | Editor: Wahyu Widiyantoro
Dok. Kanwil Kemenkumham NTB
Barang bukti sabu seberat 15 gram lebih yang dibawa oleh MRM (18) saat mengunjungi kakaknya di Lapas IIA Mataram, MYM (25) menggunakan kondom dan dimasukan ke dalam duburnya, Senin (19/12/2022). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Jimmy Sucipto

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Polda NTB mendalami kasus penyelundupan sabu ke Lapas Kelas IIA Mataram yang terungkap pada Senin (19/12/2022).

Sebelumnya diberitakan, seorang pemuda berinisial MRM (18) tertangkap basah membawa sabu dengan modus disimpan dalam kondom yang diselipkan dalam dubur.

Direktur Reserse Narkoba Polda NTB Kombes Pol Deddy Supriadi mengatakan pihaknya masih berupaya melakukan pendalaman mengenai asal barang dan jaringan pelaku MRM.

"Masih kami kembangkan," ucap Deddy singkat melalui WhatsApp kepada TribunLombok.com, Selasa (20/12/2022).

Baca juga: Selundupkan Sabu Lewat Dubur, Pria di Lombok Terciduk Petugas Lapas Mataram

Selain itu pihaknya pun mendalami peran kakak MRM inisial MYM yang mendekam di Lapas tersebut.

Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Mataram, Syarippudin, mengatakan petugas P2U telah menaruh kecurigaan di awal saat kedatangan MRM.

Petugas khusus pengawas kunjungan Lapas Mataram yang berjaga di depan kamar mandi kemudian melakukan penggeledahan usai gerak-gerik mencurigakan MRM yang izin ke kamar mandi ruang kunjungan.

Atas kecurigaan tersebut petugas langsung melakukan penggeledahan badan setelah MRM keluar dari kamar mandi serta memeriksa ruangan.

Petugas menemukan barang haram narkotika berjenis sabu yang dibalut dengan kondom yang sebelumnya telah disembunyikan di dalam dubur.

Setelah ditimbang, sabu yang dibawa MRM itu beratnya 15 gram.

“Petugas kami langsung sigap mengamankan pria berinisial MRM tersebut serta melaporkan ke kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan dan Kepala Lembaga Pemasyarakatan,” terang Syaripuddin, Senin (19/12/2022).

Kepala Lapas Mataram, Ketut Akbar Herry Achjar mengungkapkan pihak lapas langsung menindaklanjuti dan berkoordinasi dengan Ditres Narkoba Polda NTB.

“Langsung kami laporkan dan serahkan tersangka dan barang bukti ke Ditres Polda NTB. Kami terus bersinergi dan meningkatkan pengamanan sebagai komitmen memberantas narkoba di dalam lapas serta mewujudkan Lapas BERSINAR,” tegas Akbar.

Operasi Antik Rinjani 2022: Polresta Mataram Jaring 200,94 Gram Sabu dan 1440 Botol Miras

Akbar menambahkan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) pihaknya telah menginstruksikan seluruh petugas pengamanan untuk melakukan penjagaan lebih ketat.

Mulai dari pintu utama hingga petugas pengamanan blok untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dan tanggap dalam membaca situasi, guna mengendalikan potensi gangguan keamanan.

“Termasuk diantaranya kami terus melakukan sinergi dan koordinasi dengan Aparat Penegak Hukum lainnya,” tandas Akbar.

Selanjutnya Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham NTB, Romi Yudianto mengintruksikan kepada Kalapas Mataram untuk melakukan langkah-langkah tegas dalam memberantas peredaran gelap narkoba.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved