Komika Dani Aditya Harapkan Pemerintah Lebih Perhatikan Wisata Ramah Disabilitas di Lombok

Dani dan keluarga berlibur di Lombok sejak 3 Oktober 2022. Mereka akan berlibur di Lombok sampai tanggal 7 Oktober 2022.

TRIBUNLOMBOK.COM/AHMAD WAWAN SUGANDIKA
Komika Adityanta Dani Darwan bersama istrinya Dian Desty Wijaya saat ditemui TribunLombok.com di sela liburannya di Lombok, Rabu (5/10/2022). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Ahmad Wawan Sugandika

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TIMUR - Komedian atau komika penyandang disabilitas Adityanta Dani Darmawan harapkan pemerintah memberi perhatian lebih terhadap wisata ramah penyandang disabilitas di Pulau Lombok.

Hal ini disampaikannya saat ditemui TribunLombok.com di sela liburannya di Praya, Lombok Tengah, Rabu (5/10/2022).

Baca juga: Program Afirmasi Difabel Dikbud NTB Beri Peluang Penyandang Disabilitas Bekerja di Sekolah

Menurut Adityanta, saat ini Lombok pelan-pelan mulai menerapkan wisata ramah disabilitas.

"Saat ini saya merasa Lombok sudah mulai perlahan menerapkan wisata ramah disabilitas. Namun untuk wisata alamnya yang belum," tuturnya.

Hal ini dilihat Dani Aditya saat liburan bersama istrinya Dian Desty Wijaya.

Dani dan keluarga berlibur di Lombok sejak 3 Oktober 2022. Mereka akan berlibur di Lombok sampai tanggal 7 Oktober 2022.

Sejauh ini, kata Dani, ada beberapa titik di Lombok yang sudah mulai menerapkan wisata ramah disabel, semisal di Kuta, Senggigi.

Di tempat tersebut dia melihat beberapa akses jalan sudah bisa dilalui oleh para penyandang disabilitas.

Namun, wisata alam yang menjadi objek utama keindahan Pulau lombok masih belum tersentuh.

"Di beberapa titik memang sudah, namun wisata alamnya masih belum. Contohnyaal pada wisata alam seperti air terjun, dan beberapa wisata alam yang ada di Sembalun," katanya.

Ia berharap, pemerintah daerah lebih memperhatikan lagi kebutuhan masyarakat penyandang disabilitas.

Mereka yang berkebutuhan khusus juga ingin menikmati berwisata tanpa terkendala.

"Alam itu diciptakan untuk semua makhluk hidup, tidak ada yang dibeda-bedakan mau dia disabilitas ataupun normal, semua ingin menikmati keindahannya," ujarnya.

Ia mengutarakan keingian pribadi yaitu melihat Gunung Rinjani dari dekat.

"Satu yang ingin sekali saya kunjungi di Lombok yakni Gunung Rinjani. Tapi apa daya, kalau misalnya proyek kereta gantung memungkinkan ya menarik untuk kita tunggu," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved