Breaking News:

Narkotika Merambat pada Anak di Bawah Umur, Bagaimana Cara Menanggulanginya?

Kompol I Made Yogi Purusa memiliki beberapa penjelasan mengapa anak-anak di bawah umur terjerumus kasus narkotika,

TribunLombok/Jimmy Sucipto
Barang bukti narkotika sabu seberat 203 gram dan pil ekstasi sebanyak 90 butir yang dikumpulkan oleh pihak Kepolisian pada beberapa waktu lalu. 

Dengan harga perkilonya Rp700 Juta, dan dijual kembali oleh bandar seharga Rp1,4 Miliar perkilonya.

Baca juga: Ledakan di Asrama Polisi Sukoharjo: Korban Diduga Lalai Bawa Barang Bukti, Pengirim Paket Ditangkap

"Untungnya dua kali lipat," Ucap Yogi.

Dan dalam menanggapi hal itu, Kompol Yogi melakukan berbagai cara, baik dari rehabilitasi hingga mendatangi berbagai sekolah untuk kampanye bahaya narkotika.

Berdasarkan prosedur, Yogi menjelaskan anak di bawah umur harus langsung direhabilitasi, akan bahayanya narkotika.

"Direhabilitasi agar tidak masuk lebih dalam di lubang narkotika. Kalau tidak ya pastinya tumbuh menjadi pengedar narkotika," Tutur Yogi.

Adapun kampanye yang dilakukan bersama Forkopimda dalam melakukan menyuarakan bahanya narkotika diberbagai tempat.

Dengan mendatangi berbagai sekolah SD, SMP, SMA, Kecamatan, Kelurahan, hingga lingkungan, untuk berkampanye bahaya narkotika.

Di lain sisi, Yogi merasa bangga karena mampu membuktikan tugas yang diberikan berhasil dilakukan.

"Kami diberikan anggaran oleh Pemerintah, dan kami mampu membuktikannya dengan berbagai pengungkapan dan prestasi yang sudah ditugaskan," Kata Yogi.

Baca juga: Jadwal Kapal DLN Batu Layar Selasa 27 September 2022 dari Lombok ke Surabaya

Berbeda lagi, di satu sisi Yogi merasa prihatin akan tingginya angka pengungkapan narkotika yang ada di NTB.

Hal tersebut membuktikan bahwa masih banyak peredaran lengkap narkotika di NTB, yang mampu merusak generasi penerus bangsa.

"Tidak usah ditanya, pastinya saya merasa sedih karena narkotika perusak bangsa. Tapi kami akan terus memberikan kinerja maksimal dan yang terbaik," tandas Kompol Yogi.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved