Disorot karena Tersangka Pencurian Tak Kunjung Ditahan, Ini Penjelasan Kapolres Bima Kota

Kapolres Bima Kota, AKBP Rohadi memberikan penjelasan terkait tersangka kasus dugaan pencurian yang tidak kunjung ditahan kepolisian hingga saat ini.

Penulis: Atina | Editor: Sirtupillaili
TRIBUNLOMBOK.COM/ATINA
Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi saat memberikan keterangan pers. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Atina

TRIBUNLOMBOK.COM, KOTA BIMA - Tersangka kasus dugaan pencurian inisial H, warga Kota Bima, sudah dua kali mangkir dari panggilan penyidik Polres Bima Kota.

Namun hingga saat ini, tersangka tak kunjung ditahan hingga mendapatkan sorotan dari kuasa hukum pelapor.

Penyidik Polres Bima Kota telah mengeluarkan surat perintah (Sprint), penjemputan paksa terhadap tersangka.

"Namun tersangka belum ditemukan," ungkap Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi SIk, Rabu (31/8/2022).

Rohadi mengaku, karena tersangka belum ditemukan, pihak Polres Bima Kota telah mengeluarkan sprint kedua, yaitu sprint penangkapan terhadap tersangka.

Baca juga: Akses Layanan BPJS di Bima Kini Bisa Gunakan NIK

"Nanti anggota akan terus mencari keberadaan tersangka," jelasnya.

Jika tersangka belum juga ditemukan tegas Rohadi, Polres Bima Kota akan menetapkan tersangka sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

"Nanti kita akan keluarkan DPO terhadap tersangka," pungkasnya.

Sebelumnya, kuasa hukum pelapor kasus pencurian Nukrah beberapa hari lalu menemui awak media, mengungkap kejanggalan atas kinerja Polres Bima Kota.

Nukrah mengatakan, seharusnya tersangka H sudah ditahan apalagi yang bersangkutan tidak kooperatif selama masa penyelidikan dan penyidikan.

"Pemanggilan terhadap tersangka dua kali mangkir, harusnya sudah ada upaya paksa," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved