Berita Mataram

Mantan Kepala Puskesmas Babakan Jadi Tersangka Korupsi Dana Kapitasi 2017-2019

Polresta Mataram menemukan minimal 2 alat bukti yang cukup untuk menetapkan tersangka korupsi dana kapitasi Puskesmas Babakan tahun 2017-2019

Penulis: Jimmy Sucipto | Editor: Wahyu Widiyantoro
TRIBUNLOMBOK.COM/JIMMY SUCIPTO
Kasatreskrim Polresta Mataram Kompol Kadek Adi Budi Astawa menjelaskan penanganan korupsi dana kapitasi Puskesmas Babakan. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Jimmy Sucipto

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Polresta Mataram menetapkan mantan Kepala Puskesmas Babakan berinisial RH dan bendahara berinisial WY sebagai tersangka kasus korupsi dana kapitas tahun 2017-2019.

Penetapan tersangka ini setelah penyidik melakukan gelar perkara.

”Dua orang tersangkanya,,” Kata Kasatreskrim Polresta Mataram Kompol Kadek Adi Budi Astawa, Rabu (31/8/2022).

Kadek Adi mengatakan, pihaknya menemukan perbuatan melawan hukum (PMH) dalam penanganan perkara ini berdasarkan minimal dua alat bukti.

Baca juga: 3 Oknum Anggota Dewan Diduga Korupsi Dana KUR Rp 39 Miliar, Uang Pinjaman Warga Dipotong saat Cair

”Dari serangkaian penyidikan yang dilakukan, kita temukan PMH itu yang berpotensi merugikan keuangan negara,” jelas Kadek Adi.

Adapun kerugian negara akibat korupi dana kapitas Puskesmas Babakan 2017-2019 berdasarkan hasil audit BPKP.

”Kerugian negaranya masih kami dalami,” sebut Kadek Adi.

Tersangka WY dan RH dijerat pasal 2 dan pasal 3 UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

”Unsur dalam pasal yang kami terapkan sudah terpenuhi,” ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved