Gejala Penyakit Malaria, Penyebab hingga Cara Pencegahannya
Penyakit Malaria dapat dicegah dengan menghentikan penyebaran nyamuk Anopheles sebagai pembawa parasit Plasmodium
Penulis: Setyowati Indah Sugianto | Editor: Wahyu Widiyantoro
Sebagai informasi jika merasakan gejala-gelaja tersebut, segera pergi ke puskesmas atau rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan.
Adapun penyebabnya malaria yang disebebakan beberapa hal sebagai berikut:
1. Plasmodium Vivax
Malaria satu ini disebabkan oleh parasit Plasmodium vivax cenderung menimbukan gejala yang lebih ringan.
Parasit ini dapat bertahan di organ hati dalam jangka waktu beberapa bulan atau tahun.
Walaupun demikian tergolong ringan, malaria yang disebabkan oleh parasit dapat kambuh ketika daya tahan tubuh menurun karena parasit dapat aktif kembali.
2. Plasmodium Ovale
Malaria berjenis parasit Plasmodium ovale disebabkan tidak terlalu berbahaya yang mengancam jiwa, namun tetap harus waspada karena malaria yang disebabkan oleh parasit ini dapat menyebabkan anemia atau kekurangan darah.
3. Plasmodium Malariae
Malaria yang disebabkan oleh parasit Plasmodium Malariae menimbulkan gejala setelah lama terinfeksi parasit tersebut.
Oleh karena itu, penderita malaria ini akan mengalami infeksi yang kronis mengalami gangguan fungsi organ ginjal.
Baca juga: Bupati Lombok Timur Terima Sertifikat Bebas Malaria dari Kementrian Kesehatan RI
4. Plasmodium Falciparum
Malaria ini dapat disebabkan oleh parasit Plasmodium falciparum tergolong paling berbahaya karena dapat menimbulkan berbagai komplikasi, kejang, hingga koma.
Malaria jenis ini menjadi salah satu penyebab kematian akibat malaria tertinggi di dunia.
Penanganan untuk penyakit malaria
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/ilustrasi-gigitan-nyamuk-agustus-2022.jpg)