Gejala Penyakit Malaria, Penyebab hingga Cara Pencegahannya

Penyakit Malaria dapat dicegah dengan menghentikan penyebaran nyamuk Anopheles sebagai pembawa parasit Plasmodium

pixabay.com
Ilustrasi gigitan nyamuk. Penyakit Malaria dapat dicegah dengan menghentikan penyebaran nyamuk Anopheles sebagai pembawa parasit Plasmodium. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Setyowati Indah Sugianto

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Penyakit Malaria disebabkan parasit Plasomodium.

Penyakit Malaria tersebut bisa nular melalui gigitan nyamuk Anopheles betina yang terinfeksi parasit tersebut.

Gigitan nyamuk ini membuat parasit masuk, mengendap di organ hati, serta menginfeksi sel darah merah.

Selain itu, terdapat juga beberapa kondisi malaria dapat menyebar menjangkit manusia seperti melalui donor organ, transfusi darah, berbagi pemakaian jarum suntik, dan janin terinfeksi dari ibunya.

Baca juga: Kasus Malaria Menurun Drastis, Pemkab Bima Raih Penghargaan WHO

Di Indonesia sendiri, penyakit ini tergolong endemi karena terdapat beberapa daerah yang masih banyak penderita malaria terutama di wilayah Maluku, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Papua, Papua Barat, serta di sebagian wilayah Kalimantan dan Sumatra.

Inilah gejala-gejala Penyakit Malaria yang dikutip dari rssoewandhi.surabaya.go.id muncul setidaknya dalam kurun waktu 10 hingga 15 hari setelah tergigit nyamuk.

1. Demam

2. Menggigil

3. Sakit kepala

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved