Ternak Terjangkit PMK Melonjak hingga 764 Ekor, Pemerintah Daerah Bima Bentuk Satuan Tugas

Sebanyak 764 ekor ternak terpapar Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), jumlah ini melonjak dibandikan sebelumnya yang berjumlah 479 ekor.

TribunLombok.com/Istimewa.
Petugas Dinas Peternakan Kabupaten Bima, saat mengambil sampel sapi yang diduga terpapar PMK. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Atina

TRIBUNLOMBOK.COM, BIMA - Kepala Bidang Kesehatan Hewan Disnakeswan Kabupaten Bima Abdul Manan mengatakan, jumlah kasus PMK di Bima terus bertambah.

Dari yang sebelumnya berjumlah 479, kini sudah melonjak menjadi 764 ekor ternak yang terpapar.

Penambahan angka kasus tersebut tidak hanya terjadi pada wilayah yang sebelumnya terpapar.

Namun terdapat juga kasus di desa lain, seperti di Desa Woro Kecamatan Madapangga. 

"Angka kasus ini akan terus bertambah dan meluas. Sekarang kami sedang fokus vaksinasi di lapangan," pungkas Abdul Manan.

Baca juga: 1.856 Unit Rumah Tidak Layak Huni Masih Didiami Warga Kota Bima

Melihat fenomena Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang semakin meluas di Bima, pemda setempat membentuk Satuan Tugas (Satgas). 

"BPBD sudah membentuk Satgas untuk menangani kasus ini," jelas Kepala Bagian Prokopim Setda Kabupaten Bima, Suryadin, Jumat (12/8/2022).

Untuk langkah awal, pihaknya sudah mengisolasi wilayah yang terjangkit PMK, seperti Kecamatan Bolo dan Madapangga. 

"Kami sudah lakukan pengobatan dan penyemprotan disinfektan bekerja sama dengan instansi terkait," terang alumni Unhas Makassar ini.

Sementara pada wilayah lain pada radius tiga hingga 10 kilometer dari titik yang terdampak, akan dilakukan vaksinasi ternak.

Baca juga: Hasil Survei Integritas KPK, Pemerintah Kota Bima Dapat Skor Rentan

Bahkan hingga sore ini, petugas kesehatan hewan masih fokus melakukan vaksinasi ternak di lapangan.

Langkah ini diharapkan dapat mengurangi laju sebaran PMK yang terpapar.

Sehingga produktivitas ternak berjalan lancar, yang dapat meningkatkan ekonomi masyarakat peternak.

Baca juga: Tersangka Dugaan Korupsi Bansos Kebakaran di Bima Segera Diperiksa

(*) 

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved