KKN Mahasiswa

Mahasiswa KKN-T Unram 2022 Bangun Jalur Evakuasi Longsor di Lombok Tengah

“Saya selaku kepala dusun dari Dusun Lentek 1 ini sangat mengapresiasi serta berterima kasih atas kepedulian adik-adik KKN Unram terhadap dusun kami."

Dok. Istimewa/Khairul Kusuma
KKN UNRAM melaksanakan pemetaan serta membuat plang penanda untuk jalur evakuasi (evacuation route) longsor dan plang penanda titik kumpul. 

Laporan Wartawan Tribunlombok.com, Ahmad Wawan Sugandika

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TENGAH - Kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Mataram di Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah melaksanakan pemetaan serta membuat papan informasi jalur evakuasi (evacuation route) longsor dan penanda titik kumpul (assembly point).

I Made Aditya Dharma perwakilan peserta KKN mengatakan kegiatan ini dimaksudkan sebagai bentuk mitigasi terhadap bencana longsor yang kemungkinan dapat terjadi kembali di Dusun Lentek 1 yang berada di Desa Rembitan.

"Kegiatan ini diselenggarakan di Dusun Lentek 1 yang berada di Desa Rembitan, dipilihnya dikarenakan sudah pernah terjadi longsor berulangkali di tempat tersebut," sebutnya, Minggu (31/7/2022).

Lebih lanjut ia menerangkan, memang, jika dilihat dari bentuk topografi wilayah Dusun Lentek 1 berbentuk perbukitan yang di mana pemukiman warga dibangun dengan tidak dilengkapi dengan dinding penahan tanah (DPT).

Baca juga: Gandeng DLH Kota Mataram dan DLHK Provinsi NTB, KKN-T Unram Sosialisasikan Budidaya Maggot

Hal inilah yang mengakibatkan rawannya pergeseran tanah bila terjadi hujan lebat dan gempa bumi.

Di tempat terpisah Jumadil Kepala Dusun Lentek 1 mengatakan longsor pertama terjadi pada tahun 2018 saat terjadi bencana gempa bumi dengan magnitudo 7 SR yang melanda tanah Lombok, dan longsor terakhir yang terjadi pada bulan Februari tahun 2022 yang dikarenakan hujan lebat.

Lebih lanjut ia pun berterima kasih atas giat tersebut.

“Saya selaku kepala dusun dari Dusun Lentek 1 ini sangat mengapresiasi serta berterima kasih atas kepedulian adik-adik KKN Unram terhadap dusun kami," tuturnya.

Baca juga: KKN-T Unram Serahkan 3.000 Bantuan Benih Ikan untuk Desa Sesaot

Lanjutnya, dusun ini sangat sering menerima kunjungan dari beberapa lembaga pemerintahan, namun sayangnya belum ada bantuan yang benar-benar ia rasakan.

"Setidaknya usaha kalian ini Insyaallah dapat membantu kami jika terjadi bencana kembali ” terangnya.

Ketua kelompok KKN UNRAM Khaerul Kusuma mengatakan, selain itu, Kelompok KKN-T Unram juga melakukan sosialisasi simulasi kepada warga Dusun Lentek 1 untuk menerapkan fungsi dari setiap plang penanda terkait kesiap siagaan saat bencana terjadi.

Yakni mengenai jalur evakuasi yang sudah dibuat dengan mempertimbangkan jalan tersingkat dan teraman yang dapat ditempuh, serta wilayah titik kumpul yang aman dari zona bencana.

Baca juga: Mahasiswa KKN Unram Tanam 500 Bibit Mangrove di Lombok Tengah, Dukung Pelestarian Kawasan Mandalika

"Kegiatan ini bertujuan untuk membangunkan kesiapsiagaan warga Dusun Lentek 1 saat terjadi bencana dan pembekalan pengetahuan tentang jalur evakuasi yang telah dibuat sangat diharapkan dapat meminimalisir dampak bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu di Dusun Lentek 1 Desa Rembitan," ujarnya.

Kegiatan ini juga merupakan salah satu program kerja KKN Unram Desa Rembitan yang bertema Desa Tanggap Bencana (Destana).

 

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved