Kisah Pahit Ibu 4 Anak jadi PSK untuk Lunasi Utang Puluhan Juta, Suami Beri Izin

Ibu empat anak di Pangandaran, Jawa Barat terpaksa menjajakan diri ke pria hidung belang untuk melunasi utang.

Editor: Wulan Kurnia Putri
independent.co.uk
Ilustrasi Pekerja Seks Komersial (PSK). Ibu empat anak di Pangandaran, Jawa Barat terpaksa menjajakan diri ke pria hidung belang untuk melunasi utang. Keluarganya memiliki utang yang nilainya puluhan juta ke rentenir. Ironisnya, sang suami mengizinkan istrinya melayani pria lain. 

TRIBUNLOMBOK.COM - Nasib pahit dialami ibu empat anak di Pangandaran, Jawa Barat.

Ia terpaksa menjajakan diri ke pria hidung belang untuk melunasi utang.

Keluarganya memiliki utang yang nilainya puluhan juta ke rentenir.

Ironisnya, sang suami mengizinkan istrinya melayani pria lain.

Sang suami tak mau bertanggung jawab atas utang puluhan juta yang dipakai untuk keperluan keluarganya.

Semua tagihan utang itu diserahkan ke istrinya.

Baca juga: Pria 51 Tahun Rudapaksa 5 Anak Kandung dan 2 Cucu Sejak 2007, Pelaku Selalu Ancam Korban

Karena faktor ekonomi, satu di antaranya tak sanggup bayar utang terhadap rentenir, suami sah izinkan istrinya menjadi kupu-kupu malam alias pekerja seks komersial (PSK).

Hal tersebut menimpa seorang ibu muda beranak empat anak bernama Ani (nama samaran) (26).

Demi menghidupi anak dan menutupi utang puluhan jutaan rupiah, Ibu muda ini terpaksa harus bekerja menjadi wanita pemuas lelaki hidung belang di warung remang-remang di wilayah Pangandaran.

Sejak kecil, ayah Ani meninggal dunia dan ibunya memutuskan menikah lagi.

Sementara Ani hidup bersama ayah tiri yang menurutnya hubungan keluarga dengan ayah tirinya kurang baik.

Kehidupan keluarganya pun nyaris berantakan setelah ibunya pergi merantau menjadi TKW di Taiwan.

Baca juga: Tergoda saat Melihat Korban, Pria Bertato Rudapaksa Bocah Kelas 4 SD

Ani menikah muda dengan suami pertama dan dikaruniai 1 anak lalu menikah kembali dengan suami kedua pada tahun 2017 dan dikarunia 3 anak.

Jadi, kini semua anaknya ada 4.

Sebelumnya, Ani dan suaminya pernah merantau ke Nusa Tenggara Timur (NTT) selama 13 tahun dan bekerja menjadi tukang service sofa.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved