Demo Mahasiswa dan Ojol di Mataram
Ratusan Ojol di NTB Gelar Aksi Damai di Polda NTB, Minta Polisi Transparan Usut Kasus Affan
Ratusan massa aksi dari mahasiswa dan Ojol di NTB datang berunjuk rasa memprotes insiden kematian seorang driver ojek online Affan Kurniawan.
Penulis: Ahmad Wawan Sugandika | Editor: Idham Khalid
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Ahmad Wawan Sugandika
TRIBUNLOMBOK.COM, KOTA MATARAM - Buntut kasus kematian driver ojek online (Ojol) Affan Kurniawan (20) yang tewas ditabrak oleh mobil Rantis Brimob Polri di kawasan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, mengundang solidaritas Ojok di berbagai daerah untuk melakukan aksi.
Tak terkecuali di NTB, ratusan Ojol datang menyuarakan protes atas kasus kematian tragis yang menimpa Affan Kurniawan.
Setidaknya, ada 500 Ojol yang datang mengruduk Polda NTB, mereka tergabung dalam komunitas solidaritas Ojol se NTB, Sabtu (30/8/2025).
Ketua Komunitas Ojol se NTB, Syamsudin mengungkapkan, aksi yang dilakukan merupakan aksi damai dengan datang menuntut Polri mengusut tuntas dan transparan kematian Affan Kurniawan.
“Kita datang dengan aksi damai, kita minta supaya Polri mengusut dengan transparan kematian saudara kita (Affan Kurniawan) kemarin,” ucap Syamsudin.
Disebutkannya, aksi ini tidak ada pemaksaan, ia mengaku datang dengan sukarela demi nama kemanusiaan, meski harus meninggalkan pekerjaan mereka sehari-harinya.
“Kita datang tanpa paksaan, murni karena rasa kemanusiaan,” ungkapnya.
Baca juga: Ojol dan Mahasiswa di Mataram Geruduk Mapolda NTB dan DPRD
Syamsudin menerangkan, pihaknya pada kali ini datang hanya melakukan demontrasi di Polda NTB saja.
Setelahnya, para Ojol akan melakukan shalat gaib siang harinya, dilanjutkan dengan agenda tabur bunga.
Lebih jauh Syamsudin mewakili para Ojol se NTB, mengucapkan rasa terimakasih atas simpati dan dukungan yang dilakukan oleh para mahasiswa, pun juga dengan masyarakat.
“Saya sampaikan terimakasih kepada temen mahasiswa dan masyarakat yang menunjukkan perhatiannya dengan ikut bersuara atas kematian dari saudara kami (Affan Kurniawan) inj,” demikian Syamsudin.
(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.