Breaking News:

Pedagang Eks Pelabuhan Ampenan Pasang Bendera Putih, Gubernur NTB Berikan Bantuan

Setelah aksi memasang bendera putih tanda menyerah, para pedagang kaki lima di eks pelabuhan Ampenan didatangi Gubernur NTB Zulkieflimansyah

Penulis: Sirtupillaili | Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Dok. Pemprov NTB
PERTEMUAN: Para pedagang di eks pelabuhan Ampenan, Kota Mataram menyampaikan aspirasi di hadapan Gubernur Provinsi NTB Zulkieflimansyah, Senin (2/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM – Setelah aksi memasang bendera putih tanda menyerah, para pedagang kaki lima di eks pelabuhan Ampenan didatangi Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah, Senin (2/8/2021).

Gubernur  datang membawa pebajat Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank NTB Syariah, Dinas Koperasi dan Baznas NTB.

Sebanyak 103 pedagang yang kesulitan akibat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mendapat bantuan paket sembako, modal usaha, dan penundaan cicilan bank.

"Mudah-mudahan bisa membantu meringankan kesulitan pedagang, tapi harus tetap mematuhi   kebijakan pemerintah selama pandemi agar selamat dari ancaman virus,” kata Zulkieflimansyah, di hadapan para pedagang.  

Baca juga: Pedagang Eks Pelabuhan Ampenan Angkat Bendara Putih: Tolong Kami, Dengarkan Jeritan Kami!

Bantuan langsung diberikan berupa paket sembako dan uang tunai sebesar Rp 200 ribu dari Baznas NTB.

AKSI PEDAGANG: Para pedagang eks Pelabuhan Ampenan melakukan aksi mengangkat bendara putih tanda menyerah menghadapi PPKM Darurat saat pandemi Covid-19, Jumat (30/7/2021).
AKSI PEDAGANG: Para pedagang eks Pelabuhan Ampenan melakukan aksi mengangkat bendara putih tanda menyerah menghadapi PPKM Darurat saat pandemi Covid-19, Jumat (30/7/2021). (Dok. Ajma)

Bantuan pinjaman qordoh hasanah melalui masjid sebesar Rp 3 juta per pedagang.

Bank NTB Syariah melalui program Mawar Emas juga menyalurkan pinjaman syariah sebesar Rp 1 juta per pedagang.

Baca juga: PPKM Level 4 di Mataram hingga 2 Agustus 2021, Pedagang Diberikan Kelonggaran Jam Operasional

Serta Dinas Koperasi dan UKM NTB memberi bantuan Rp 1 juta per pedagang.

Sedangkan OJK berjanji akan melakukan mediasi ke bank-bank yang memberikan pinjaman para pedagang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved