Breaking News:

Gadis Difabel Dirudapaksa Tukang Parkir sampai Hamil, Pelaku Mengaku Setelah Polda NTB Tes DNA

Tukang parkir dekati gadis difabel untuk dirudapaksa hingga hamil, pelaku tak mau akui hingga polisi lakukan tes DNA

Penulis: Sirtupillaili | Editor: wulanndari
TribunLombok.com/Sirtupillaili
TERSANGKA: AS (pakai baju tahanan) tersangka kasus pencabulan ditunjukkan tim Ditreskrimum Polda NTB dalam keterangan pers, di markas Polda NTB, Kamis (22/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM – Anak gadis 14 tahun yang dirudapaksa tukang parkir berinisial AS (22), di Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) ternyata anak difabel.

Korban merupakan anak berkebutuhan khusus yang tidak bisa bicara alias tuna wicara.

”Korban memiliki kelaianan cacat bawaan lahir sehingga tidak bisa bicara,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda NTB Kombes Pol Hari Brata, dalam keterangan pers, di markas Polda NTB, Kamis (22/7/2021).

Mirisnya, pelaku tidak mau mengakui perbuatannya meski korban hamil dan melahirkan.

Pengungkapan kasus tersebut memang cukup lama. Sebab pelaku bersikeras tidak mengakui perbuatannya.

Di sisi lain, korban merupakan tuna wicara yang sulit berkomunikasi.

Hal itu pula yang dimanfaat pelaku untuk mencari celah.

Tapi kepolisian tidak menyerah begitu saja. Mereka melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi petunjuk.

Baca juga: Tukang Parkir di Ampenan Rudapaksa Anak di Bawah Umur hingga Hamil dan Melahirkan

Penyidik Polda NTB pun harus menunggu korban melahirkan anak yang dikandungnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved