Kontroversi Pernyataan dr Lois Owien soal Covid-19, Ketua IDI Mataram Angkat Suara
Ketua IDI Mataram, dr Rohadi angkat suara terkait pendapat dr Lois Owien yang viral soal pandemi covid-19
Penulis: Sirtupillaili | Editor: wulanndari
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili
TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM – Menyikapi penyataan kontroversial dr Lois Owien terkait pandemi Covid-19, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Mataram dr Rohadi angkat suara.
Rohadi meminta masyarakat mengecek kebenaran setiap informasi yang diterima.
Tidak mudah percaya atau menelan mentah-mentah informasi tersebut.
Sekali pun ada dokter mengatakan Covid-19 tidak bahaya dan semuanya merupakan konspirasi.
”Ini pendapat yang syadz yaitu menyelisihi kebanyakan ahli ilmu kedokteran,” katanya, pada TribunLombok.com, Selasa (13/7/2021).
Baca juga: 652 Pekerja di NTB Kena PHK Selama Pandemi Covid-19, Waktunya Buka Usaha Sendiri
Baca juga: Stok Vaksin NTB Menipis, Dinas Kesehatan Tunggu Kiriman Pusat Bulan Agustus
Syadz sendiri merupakan istilah dalam ilmu hadis Nabi Muhammad SAW, dimana syadz ialah orang-orang terpercaya berbeda pendapat mengenai hadis yang mereka riwayatkan.
Sama halnya dalam kasus dr Lois Owien, seorang dokter yang berbeda pendapatnya dengan dokter kebanyakan tentang Covid-19.
Menurut Rohadi, bila diperlukan warga harus mengecek juga riwayat keilmuan dan perjalanannya sebagai dokter.
”Bahkan kehidupannya bagaimana, artinya kita tidak langsung percaya karena dia bawa pendapat syadz,” katanya.
Meski demikian, Rohadi mengajak seluruh pihak bersikap ilmiah, terutama dalam menerima informasi atau berita.
”Tidak langsung percaya terhadap suatu berita kecuali setelah kita tabayun dan check-recheck serta bertanya ke ahlinya,” ujarnya.
Terkait pernyataan Covid-19 adalah konspirasi, sebagai orang berpendidikan harus menerapkan aspek ilmiah dalam hal ini.
”Kita tidak langsung percaya dengan konspirasi kecuali setelah terbukti secara ilmiah,” ujar dokter spesialis bedah saraf ini.
Baca juga: Penyekatan PPKM Darurat di Mataram, Beberapa Kendaraan Diminta Putar Balik
Apabila ada orang berbicara Covid-19 adalah konspirasi, maka warga perlu memperhatikan siapa yang berbicara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/ketua-idi-kota-mataram-dr-dr-rohadi-spbs.jpg)