Breaking News:

Usaha Pencucian Sarang Walet di NTB Patut Dicoba, Ini Keuntungannya

Bisnis pencucian sarang burung walet menjadi alternatif pilihan bisnis potensial dikembangkan di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dok. Diskominfotik NTB
PENCUCIAN: Para pekerja di Lombok Tengah dilatih mencuci dan membersihkan sarang burung walet, Jumat (18/6/2021). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM – Bisnis pencucian sarang burung walet menjadi alternatif pilihan bisnis potensial dikembangkan di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Bisnis ini belum banyak dikembangkan pengusaha di wilayah NTB.

Dari segi keuntungan juga cukup menjanjikan.

Industri ini juga bisa menyerap tenaga kerja lokal dalam jumlah banyak.

Baca juga: Viral Kondisi iPhone Hangus karena Meledak saat Dicas, sang Pemilik Ungkap Kondisi Sebelum Kejadian

Lalu Saswadi, pengusaha sekaligus Ketua Yayasan Ammar Sasambo di Lombok Tengah mengatakan, pencucian sarang burung walet ini memiliki potensi ekonomi besar.

Satu kilo sarang walet dicuci 10 orang tenaga pencuci, dengan ongkos Rp 10 juta.

Jika satu kuintal sarang burung dicuci, maka setiap tenaga kerja mendapatkan gaji Rp 6 juta perbulan dengan lama pencucian 20 hari.

”Selain menyerap tenaga kerja yang besar, kesejahteraan masyarakat juga akan meningkat karena upah besar," jelas Saswadi.

Baca juga: Gejala Covid-19 Varian Delta: Mirip Seperti Flu, Mudah Menular dan Cenderung Menginfeksi Anak Muda

Saat ini, unit usaha ekspor sarang burung walet yang dikelola yayasannya memiliki 13 apartemen walet.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved