Breaking News:

Terjebak Longsor Gunung Rinjani, 4 Pendaki Asal Palembang Salah Pilih Jalur setelah Gempa Lombok

Empat orang pendaki asal Kota Pelembang, Sumatera Selatan dikabarkan terjebak longsor saat mendaki Gunung Rinjani

Dok. Balai TNGR
RINJANI: Gunung Baru Jari dan Danau Segara anak di dalam kawasan Gunung Rinjani yang jadi favorit pendaki saat camping, 1 Oktober 2020. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM – Empat orang pendaki asal Kota Pelembang, Sumatera Selatan dikabarkan terjebak longsor saat mendaki Gunung Rinjani, Jumat (4/6/2021) malam.

Gempa dengan Magnitudo 4,2 terjadi pukul 21:00:09 Wita, Jumat (4/6/2021) yang berpusat di Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Guncangan gempa ini dirasakan hingga Karangasem, Provinsi Bali.

Baca juga: BREAKING NEWS: Gempa Tektonik Magnitudo 4,2 Guncang Lombok, Getaran Dirasakan Sampai Bali

Baca juga: Gempa Magnitudo 4,2 Lombok Tidak Terkait Jawa Timur, BMKG Minta Warga Tenang

Informasi dihimpun TribunLombok.com, para pendaki tersebut terjebak di jembatan kedua menuju arah Danau Segara Anak dari jalur Pelawangan Sembalun.

Insiden longsor diperkirakan terjadi sekitar pukul 22.00 Wita, sejam setelah gempa mengguncang wilayah Lombok, NTB.

Tim Balai TNGR saat melakukan survei dan perbaikan jalur pendakian Gunung Rinjani Pascagempa 2018 silam.
Tim Balai TNGR saat melakukan survei dan perbaikan jalur pendakian Gunung Rinjani Pascagempa 2018 silam. (Dok.Balai TNGR)

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Para pendaki dikabarkan berhasil keluar dari jebakan longsor dan melanjutkan pendakian.

Pagi ini, mereka diperkirakan sudah sampai di Danau Segara Anak.

Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Dedy Asriady yang dikonfirmasi TribunLombok.com membenarkan kejadian tersebut.

Halaman
12
Penulis: Sirtupillaili
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved