Breaking News:

Pengadaan Barang dan Jasa Rawan Dikorupsi, Pemprov NTB Rencanakan Penerapan Aplikasi Bela

Wagub NTB Sitti  Rohmi Djalilah bersama Sekda NTB yang mengikuti kegiatan tersebut terlihat berdiskusi tentang aplikasi belanja langsung

Dok. Diskominfotik NTB
RAKOR: Jajaran Pemprov NTB mengikuti rapat virtual arahan Ketua KPK Firli Bahuri. Wakil Gubernur Provinsi NTB Sitti Rohmi Djalilah hadir dalam rapat itu, Jumat (7/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili 

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menyebutkan, telah terjadi 1.146 perkara korupsi sejak tahun 2014 hingga 2021. 

Kondisi itu sangat disayangkan, sebab begitu besar anggaran belanja negara digelontorkan untuk pembangunan di daerah. 

Tahun ini Rp 425 triliun dikucurkan dari 40 persen APBD untuk pengaadan barang dan jasa.

Disebutkan Firli, banyak kepala daerah terseret dalam kasus korupsi dan seringkali terjadi karena sistem yang buruk dalam birokrasi. 

Karena itu, dengan pemanfaatan teknologi melalui Aplikasi Bela, dia yakin dapat membantu membendung tindak pidana korupsi. 

Baca juga: NTB Prioritas Penyaluran Dana Hibah Pariwisata Rp 3,7 Triliun, Sandi : Lombok Berkontribusi Tinggi

"Korupsi terjadi karena gagal, buruk, dan lemahnya sistem. Karena itu kami menyambut baik adanya sistem pengadaan barang dan jasa, Aplikasi Bela," kata Firli rapat virtual koordinasi Perluasan Pemanfaatan Aplikasi Belanja langsung (Aplikasi Bela) Pengadaan bersama KPK RI, Jumat, (7/5/2021)). 

Rapat ini dihadiri Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat Sitti Rohmi Djalilah dan Sekretaris Daerah Provinsi NTB Lalu Gita Ariadi dari ruang Anggrek, kantor Gubernur NTB. 

Tonton Juga :

Hadir sebagai narasumber ketua KPK, kepala LKPP, dan menteri Koperasi dan UKM, dan diikuti seluruh kepala daerah se-Indonesia. 

Baca juga: Perbaiki Data Jaminan Kesehatan, Wagub NTB Surati Bupati dan Wali Kota  

Halaman
12
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved