Breaking News:

Virus Corona

PPKM Mikro Kembali Diperpanjang, Provinsi NTB Masuk Lima Daerah Perluasan

Setelah 10 provinsi berhasil menekan angka Covid-19 dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro

Penulis: Sirtupillaili | Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Dok. Diskominfotik NTB
LAWAN PANDEMI: Menko Perekonomian RI Airlangga Hartarto memberikan arahan terkait evaluasi PPKM untuk pengendalian Covid-19, secara virtual, Kamis (18/3/2021).  

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Setelah 10 provinsi berhasil menekan angka Covid-19 dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro, pemerintah pusat kembali memperpanjang PPKM Mikro tahap IV, dari 23 Maret hingga 5 April 2021.

Kali ini PPKM mikro diperluas dengan menambah lima provinsi di luar Jawa dan Bali.

Kelima provinsi itu adalah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dengan demikian, masyarakat NTB harus siap-siap dengan kebijakan pembatasan aktivitas dalam PPKM mikro tersebut.

Baca juga: Berulang Kali Curi Motor, Lupus Ditangkap Tim Polres Lombok Utara

Sebelumnya, pemerintah telah menerapkan PPKM dalam tiga tahapan.

Tahap pertama dimulai 9 - 22 Februari 2021.

Tonton Juga :

Tahap kedua, 22 Februari hingga 8 Maret dan tahap ketiga, 9 - 22 Maret 2021.

Dalam tiga tahapan itu, PPKM diterapkan di 10 provinsi yaitu Provinsi DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Provinsi DI Yogyakarta, Provinsi Bali, Sumatera Utara, Kalimantan Timur, dan Sulewesi Selatan.

Baca juga: Bangun 170 Stasiun Listrik di NTB, PLN Siapkan Diskon 30 Persen bagi Pemilik Kendaraan Elektrik

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved