Breaking News:

Dihujani Kritik Komisi VI DPR RI, Ini Jawaban ITDC Terkait Pengembangan KEK Mandalika

Mendapat kritikan pedas Anggota Komisi VI DPR RI Abdul Hakim Bafagih, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau ITDC angkat suara.

Tribunlombok.com/SirtU
PEMBANGUNAN SIRKUIT: Seorang pengendara melintas di pintu masuk lokasi proyek pembangunan Sirkuit Mandalika, di KEK Mandalikan, Minggu (19/10). 

Pembangunan Hotel Jalan Terus

Baca juga: Bikin Listrik Lombok Down Empat Hari, PLTMGU Lombok Peaker Akhirnya Beroperasi

Baca juga: 43 Anak Kawin Lari di Lombok Berhasil Dilerai, Sebagian Diserahkan ke Pondok Pesantren

Sedangkan terkait pembangunan hotel Pullman, proyek sempat terhenti karena masalah pendanaan.

Tapi saat ini ITDC sudah mulai meneruskan pekerjaan konstruksi hotel.

ITDC bekerja sama dengan Wika Gedung dengan nilai kontrak Rp 700 miliar.

Tahun 2021, ITDC menargetkan pembangunan hotel selesai 80 persen. Sehingga dapat digunakan untuk akomodasi wisatawan saat perhelatan MotoGP.

Miranti menyebut, beberapa hotel di dalam delineasi KEK Mandalika sudah beroperasi, antara lain Novotel dengan 102 kamar, Puri Rinjani 31 kamar, Segara Anak Hotel 26 kamar dan Tastura 20 kamar.

”Yang berada di luar delineasi KEK namun masih di Mandalika terdapat 73 akomodasi skala kecil yang dimiliki masyarakat,” jelasnya.

Trickle-down effect dari pembangunan, kata Miranti, sudah mulai terasa di KEK Mandalika sebelum pandemi.

”Namun memang ada beberapa yang masih kami proses,” jelasnya.

Seperti Paramount mengalami keterlambatan pembangunan selama dua tahun.  

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved