Selasa, 19 Mei 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Opini

Lebaran Topat dan Ingatan: Menjaga Makna di Tengah Perubahan

Lebaran Topat bukan hanya warisan masa lalu, tetapi juga pedoman nilai untuk menghadapi kehidupan masa kini.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Sirtupillaili
TRIBUNLOMBOK.COM
Dr H Ahsanul Khalik - Penulis merupakan alumni Pascasarjana UIN Mataram dan kini menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi NTB. 

Dengan demikian, Lebaran Topat bukan hanya warisan masa lalu, tetapi juga pedoman nilai untuk menghadapi kehidupan masa kini.

Lebaran Topat adalah lebih dari sekedar tradisi. Ia adalah cara masyarakat Sasak memahami kehidupan, tentang keseimbangan, kebersamaan, dan hubungan dengan Allah.

Menjaga tradisi ini bukan hanya soal mempertahankan ritual, tetapi menjaga nilai di dalamnya. Agar ketupat tidak hanya hadir di tangan, tetapi juga hidup dalam pemahaman.

Di tengah perubahan zaman, pertanyaan yang perlu kita ajukan bukan apakah tradisi ini masih ada, tetapi: apakah kita masih mengingat maknanya?

Sebab ketika ingatan itu hilang, yang tersisa bukan lagi tradisi yang hidup, melainkan sekedar perayaan yang kehilangan arah.

Dan di situlah kita tidak hanya kehilangan makna Lebaran Topat, tetapi juga kehilangan sebagian dari diri kita sendiri.

Sumber: Tribun Lombok
Halaman 3/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved