Kamis, 28 Mei 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Idul Adha 2026

Pesan Menag Nasaruddin Umar di Momen Idul Adha 1447 H

Menteri Agama Nasaruddin Umar yang juga Imam Besar Masjid Istiqlal menyampaikan renungan tentang dimensi kesejarahan ibadah kurban

Tayang:
TRIBUNLOMBOK.COM/DOK. KEMENAG
SALAT IED - Suasana salat Idul Adha 1447 H di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (27/5/2026). Menteri Agama Nasaruddin Umar yang juga Imam Besar Masjid Istiqlal menyampaikan renungan tentang dimensi kesejarahan ibadah kurban. 

Ia mengingatkan bahwa kekhusyukan haji tidak boleh berhenti di Tanah Suci. Sepulang berhaji, seseorang justru harus semakin membumi bukan semakin memamerkan predikat atau aksesori yang dibawa pulang.

"Sangat keliru jika sepulang dari haji, seseorang justru mengotot pada status sosial yang lebih tinggi atau memamerkan aksesori haji. Haji harus melahirkan pribadi yang makin membumi," tegasnya.

Hal yang sama berlaku bagi ibadah kurban. Hamdan menekankan bahwa kurban sejatinya adalah proses transformasi batin yang melatih manusia untuk melepaskan dominasi ego kepemilikan dan tumbuh menjadi pribadi yang ikhlas berbagi.

Hamdan menerangkan kondisi kekinian tentang krisis ekologi global sebagai bentuk kegagalan umat manusia dalam memegang amanah. 

Ia mengutip Al-Qur'an Surah Ar-Rum ayat 41 yang menegaskan bahwa kerusakan di darat dan di laut adalah buah dari perbuatan tangan manusia sendiri.

"Kita hidup dalam peradaban yang sering lupa bahwa alam bukanlah objek untuk dijarah, melainkan amanah untuk dirawat," tegasnya.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved