Idul Adha 2026
Pesan Menag Nasaruddin Umar di Momen Idul Adha 1447 H
Menteri Agama Nasaruddin Umar yang juga Imam Besar Masjid Istiqlal menyampaikan renungan tentang dimensi kesejarahan ibadah kurban
Ia mengingatkan bahwa kekhusyukan haji tidak boleh berhenti di Tanah Suci. Sepulang berhaji, seseorang justru harus semakin membumi bukan semakin memamerkan predikat atau aksesori yang dibawa pulang.
"Sangat keliru jika sepulang dari haji, seseorang justru mengotot pada status sosial yang lebih tinggi atau memamerkan aksesori haji. Haji harus melahirkan pribadi yang makin membumi," tegasnya.
Hal yang sama berlaku bagi ibadah kurban. Hamdan menekankan bahwa kurban sejatinya adalah proses transformasi batin yang melatih manusia untuk melepaskan dominasi ego kepemilikan dan tumbuh menjadi pribadi yang ikhlas berbagi.
Hamdan menerangkan kondisi kekinian tentang krisis ekologi global sebagai bentuk kegagalan umat manusia dalam memegang amanah.
Ia mengutip Al-Qur'an Surah Ar-Rum ayat 41 yang menegaskan bahwa kerusakan di darat dan di laut adalah buah dari perbuatan tangan manusia sendiri.
"Kita hidup dalam peradaban yang sering lupa bahwa alam bukanlah objek untuk dijarah, melainkan amanah untuk dirawat," tegasnya.
(*)
| Ratusan Dulang Merah di Masjid Usai Salat Idul Adha, Tradisi Turun-temurun Warga Desa Beririjarak |
|
|---|
| Gubernur dan Wagub NTB Kurban Sapi Berbobot 970 Kilogram di Lombok Tengah dan Bima |
|
|---|
| Warga Bebidas Mataram Terima Sapi Kurban Presiden Prabowo |
|
|---|
| Ribuan Warga Binaan Khidmat Ikuti Salat Idul Adha di Lapas Kelas IIA Lombok Barat |
|
|---|
| Baznas NTB Salurkan Puluhan Hewan Kurban, Ada yang Dijadikan Daging Kaleng |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/salat_idul_adha_istiqlal_2026_022002.jpg)