NTB

Gubernur dan Wagub NTB Kurban Sapi Berbobot 970 Kilogram di Lombok Tengah dan Bima

TRIBUNLOMBOK.COM
HEWAN KURBAN - Gubernur Lalu Muhamad Iqbal menyumbang satu ekor sapi untuk di kurban di salah satu masjid di Desa Sengkol, Kabupaten Lombok Tengah pada momen hari raya Idul Adha 1447 H dan Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri menyumbang sapi kurban untuk masjid di Kecamatan Sape, Bima. Jumlah total hewan kurban Pemprov NTB sebanyak 61 ekor sapi dan 50 ekor kambing. 
Ringkasan Berita:
  • Jumlah total hewan kurban Pemprov NTB sebanyak 61 ekor sapi dan 50 ekor kambing.
  • Momen berkurban ini diharapkan bisa memberdayakan umat, karena dagingnya akan disebar ke desa yang masuk kategori miskin ekstrem.

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Robby Firmansyah

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Gubernur Lalu Muhamad Iqbal menyumbang satu ekor sapi untuk di kurban di salah satu masjid di Desa Sengkol, Kabupaten Lombok Tengah pada momen hari raya Idul Adha 1447 H.

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Karo Kesra) Setda Nusa Tenggara Barat (NTB), H Amir mengatakan sapi ini memiliki bobot 970 kilogram begitupun dengan Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri menyumbang sapi kurban dengan bobot yang sama. 

"Bapak Gubernur menyumbang satu ekor sapi seberat 970 kilogram sama dengan bobot sapi yang disumbang oleh Ibu Wakil Gubernur," kata Amir.

Baca juga: Warga Bebidas Mataram Terima Sapi Kurban Presiden Prabowo

Hanya saja sapi sumbangan Wagub Dinda sapaan karib orang nomor dua di NTB itu, diberikan ke salah satu masjid yang ada di wilayah Sape, Kabupaten Bima.

Sementara untuk Sekretaris Daerah, Abul Chair kata Amir menyumbang satu ekor sapi dengan bobot 750 kilogram dan di sumbangkan ke salah satu masjid di wilayah Jerowaru Lombok Timur.

Amir mengatakan total hewan kurban Pemprov NTB sebanyak 61 ekor sapi dan 50 ekor kambing, dengan rincian 30 ekor berhasil dihimpun oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) NTB dari masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).

"Selalu ada peningkatan, karena semakin tingginya kesadaran masyarakat untuk berkorban dan berbagi," kata Amir.

Amir berujar seperti yang disampaikan Sekda Abul Chair momen berkurban ini diharapkan bisa memberdayakan umat, karena dagingnya akan disebar ke desa yang masuk kategori miskin ekstrem.

(*)