Ekonomi Tumbuh Tapi Rakyat Miskin Bertambah, Kelas Menengah Berkurang
Prabowo mengatakan Selama tujuh tahun terakhir, ekonomi Indonesia tumbuh konsisten di angka 5 persen per tahun.
"Kita harus introspeksi dan sadar dan berani bertanya, kenapa kita tidak bisa kelola ekonomi kita sehingga pendapatan negara kita bisa setara dengan negara-negara seperti Filipina, Meksiko," tambahnya.
"Fakta kalau kita teruskan yang seperti ini, kalau kita teruskan sistem seperti ini untuk sekian tahun lagi, saya yakin bahwa tidak mungkin kita jadi bangsa yang makmur. Tidak mungkin kita jadi, tanpa kemakmuran kita tidak mungkin bisa menjaga kedaulatan kita," tandasnya.
Sebelumnya, dalam pidato yang sama, Prabowo juga menetapkan target nilai tukar rupiah di level Rp16.800–Rp17.500 dan inflasi maksimal 3,5 persen untuk tahun 2027.
(*)
| Tiga Sapi Asal Lombok Tengah Lolos Seleksi Hewan Kurban Presiden Prabowo |
|
|---|
| Alutsista Baru Indonesia: Pesawat Tempur Rafale, Rudal Meteor, hingga Radar GCI |
|
|---|
| Tambang dan Ilusi Ekonomi NTB |
|
|---|
| Prabowo Beli 'Renggani's, Sapi Kurban 1,1 Ton Asal Lombok Barat Seharga Rp136 Juta |
|
|---|
| Sapi Kurban Presiden Prabowo di Mataram Diusulkan Berbobot Lebih dari 500 Kilogram |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/prabowo_paripurna_299282.jpg)