Berita Mataram
Sekda Mataram Pastikan Integrasi Kampung Nelayan dan Rusunawa di Ampenan Berjalan Lancar
Peninjauan dilakukan agar proyek nasional di Kota Mataram tetap terintegrasi dengan baik dan tidak saling tumpang tindih.
Penulis: Ahmad Wawan Sugandika | Editor: Wahyu Widiyantoro
Ringkasan Berita:
- Peninjauan dilakukan agar proyek nasional di Kota Mataram tetap terintegrasi dengan baik dan tidak saling tumpang tindih.
- Ada penyesuaian lokasi untuk proyek KNP karena lahan sebelumnya bersinggungan dengan area TPST Modern.
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Ahmad Wawan Sugandika
TRIBUNLOMBOK.COM, KOTA MATARAM - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram Lalu Alwan Basri meninjau sejumlah proyek pembangunan yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN).
Peninjauan ini difokuskan pada sinkronisasi tata letak antara proyek Kampung Nelayan Merah Putih (KNP), pasar ikan, dan kawasan Rusunawa di Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, Selasa (23/12/2025).
Peninjauan ini dilakukan agar proyek proyek nasional tetap terintegrasi dengan baik dan tidak saling tumpang tindih.
Alwan menyebutkan adanya penyesuaian lokasi untuk proyek KNP karena lahan sebelumnya bersinggungan dengan area TPST Modern.
Dia juga menegaskan bahwa kendala koordinasi tersebut telah diselesaikan di lapangan.
Baca juga: Kota Mataram Raih Penghargaan Kota Terinformatif Anugerah KIP 2025
"Jadi nanti lokasi itu kita geser ke arah utara lagi. Tapi di satu tempat di lokasi kita untuk KNP," ucap Alwan.
Proyek ini mengedepankan konsep kawasan terpadu yang menyatukan hunian dengan fasilitas ekonomi dan sosial.
Alwan menjelaskan bahwa penataan ini sangat penting agar kebutuhan setiap sektor, baik perikanan maupun perumahan, dapat terpenuhi di lahan yang tersedia.
"Ini kita (sesuaikan) tata letaknya supaya ini bersesuaian, karena kita kan ada kampung, ada rusunawa di sana. Jadi itu kita padukan," kata Sekda
Kawasan ini, lanjut dia, nantinya akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas, mulai dari toilet, mushola, koridor, hingga kantor pengelola dan koperasi.
Selain itu, akan dibangun akses jalan dengan lebar sekitar 5 meter untuk mendukung mobilitas.
Adapun Proyek KNP ini merupakan hasil sinergi antara program pusat dan dukungan daerah.
Alwan menyebutkan adanya alokasi dari APBD senilai Rp900 juta untuk mendukung sinkronisasi proyek.
Dia juga optimis pembangunan fisik akan segera dimulai dalam waktu dekat.
| Kelangkaan LPG dan Antrean BBM di Mataram, Warga Mengeluh Kesulitan Stok |
|
|---|
| 15 SPPG yang Di-suspend di Mataram Harus Antre Urus SLHS |
|
|---|
| Siswi di Mataram Diduga Jadi Korban Perundungan, Orang Tua Tuntut Permintaan Maaf-Ketegasan Sekolah |
|
|---|
| Kedai Kopi di Mataram Dilahap Si Jago Merah, Kerugian Ditaksir Rp50 Juta |
|
|---|
| Pemkot Mataram Mulai Berhemat, Timang Opsi Pangkas Belanja Pegawai |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/alwan-cek-proyek-mataram-30303404.jpg)