Berita Mataram
Kelangkaan LPG dan Antrean BBM di Mataram, Warga Mengeluh Kesulitan Stok
Warga mengaku kesulitan memperoleh LPG di tingkat pengecer, sementara antrean di SPBU terlihat di beberapa lokasi.
Ringkasan Berita:
- Warga mengaku kesulitan memperoleh LPG di tingkat pengecer, sementara antrean di SPBU terlihat di beberapa lokasi.
- Pedagang LPG menyebut gangguan pasokan sudah terjadi sekitar dua bulan terakhir.
Laporan Sri Yulianti Baya Kollo
TRIBUNLOMBOK.COM – Isu keterbatasan gas LPG 3 kilogram dan antrean bahan bakar minyak (BBM) mulai dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah di Mataram.
Warga mengaku kesulitan memperoleh LPG di tingkat pengecer, sementara antrean di SPBU terlihat di beberapa lokasi.
Meski demikian, pihak SPBU menyebut kondisi distribusi masih relatif stabil.
Seorang konsumen LPG, Burfon (35) harus mencari gas ke beberapa tempat, namun sebagian besar dalam keadaan kosong.
“Kalau tadi malam kosong, dari Sesela kosong, dari BTN Blencong itu kosong. Terus hari ini baru dapat, itu pun di satu toko saja,” ujarnya.
Ia menambahkan, kondisi serupa juga ditemui di lokasi lain.
Baca juga: Harga BBM Nonsubsidi Naik: Bahlil Sebut Ikuti Harga Pasar, Dewan Bilang Keputusan Mendadak
“Barusan saya tanya dua toko, sama-sama kosong,” katanya.
Pedagang LPG di kawasan Bendega Tanjung Karang, Ibu Nurul Jihan, menyebut gangguan pasokan sudah terjadi sekitar dua bulan terakhir.
Ia menuturkan jumlah distribusi dari agen menurun cukup signifikan.
“Mungkin dua bulan terakhir ini mulai langka. Kadang dapat stok, kadang tidak,” ungkapnya.
Menurutnya, penurunan pasokan cukup signifikan dibandingkan kondisi normal.
“Mungkin 50 persen penurunan dari stok yang biasanya kita dapat,” jelasnya.
Akibatnya, stok yang diterima pedagang berkurang dan berdampak pada penjualan harian.
“Biasanya kita dapat 10, sekarang cuma dua, jadi pendapatan juga berkurang,” ujarnya.
| 15 SPPG yang Di-suspend di Mataram Harus Antre Urus SLHS |
|
|---|
| Siswi di Mataram Diduga Jadi Korban Perundungan, Orang Tua Tuntut Permintaan Maaf-Ketegasan Sekolah |
|
|---|
| Kedai Kopi di Mataram Dilahap Si Jago Merah, Kerugian Ditaksir Rp50 Juta |
|
|---|
| Pemkot Mataram Mulai Berhemat, Timang Opsi Pangkas Belanja Pegawai |
|
|---|
| Kerugian Kebakaran Gudang Oli di Mataram Ditaksir Capai Rp2 Miliar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/antrean_bbm_spbu_39382.jpg)