Sabtu, 9 Mei 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Berita Kota Mataram

Berikut Rekayasa Lalu Lintas Rute Pawai Takbiran Mataram

Polsek Mataram menyiapkan rekayasa lalu lintas dan penempatan personel di titik rawan untuk mengantisipasi kemacetan saat pawai malam takbiran.

Tayang:
Editor: Idham Khalid
TRIBUNLOMBOK.COM/SINTO
Ilustrasi pawai takbiran. Polsek Mataram menyiapkan rekayasa lalu lintas dan penempatan personel di titik rawan untuk mengantisipasi kemacetan saat pawai malam takbiran. 

Ringkasan Berita:
  • Polsek Mataram menyiapkan rekayasa lalu lintas dan penempatan personel di titik rawan untuk mengantisipasi kemacetan saat pawai malam takbiran.

  • Pengamanan diperketat karena bersamaan dengan pawai ogoh-ogoh dan Nyepi, masyarakat diimbau tertib, mengikuti rute, dan menjaga keamanan.

 

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Rekayasa lalu lintas disiapkan jajaran Polsek Mataram untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan saat pawai malam takbiran menjelang Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah.

Kapolsek Mataram, AKP Mulyadi, mengatakan pihaknya telah memetakan sejumlah titik rawan kemacetan di sepanjang rute pawai yang telah disepakati.

“Kami telah menyepakati rute pawai dan sebagai langkah antisipasi, personel akan ditempatkan di titik-titik strategis yang berpotensi terjadi penumpukan arus lalu lintas,” ujar AKP Mulyadi, Selasa (17/3/2026).

Adapun rute pawai dimulai dari Kantor Camat Mataram, melintasi Simpang 4 Golkar, Jalan Bung Karno, hingga kembali finis di Jalan Sriwijaya, Kota Mataram.

Untuk memastikan kelancaran kegiatan yang diperkirakan melibatkan banyak peserta, Polsek Mataram juga berkoordinasi dengan Polresta Mataram guna mendapatkan dukungan tambahan personel.

“Kami meminta back-up penuh dari Polresta Mataram agar seluruh rangkaian kegiatan pawai takbir dapat berjalan aman, tertib, dan lancar tanpa kendala berarti,” tambahnya.

Kapolsek juga mengimbau seluruh ketua kafilah dan peserta pawai untuk mematuhi aturan lalu lintas serta mengikuti rute yang telah ditetapkan panitia demi keselamatan bersama.

Di waktu yang hampir bersamaan, Ummat Hindu di Kota Mataran juga akan mengadakan pawai ogoh-ogoh dan kegiatan Nyepi.

Kondisi ini membuat aparat kepolisian harus berjaga ekstra untuk memnberikan pengamanan kepada masyarakat.

Mulyadi juga mengimbauan kepada panitia serta peserta ogoh-ogoh agar tetap menjaga keamanan, ketertiban, dan keselamatan selama rangkaian kegiatan berlangsung.

“Kami mengimbau kepada seluruh panitia dan peserta ogoh-ogoh agar bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Laksanakan kegiatan dengan tertib, hindari hal-hal yang dapat menimbulkan gangguan keamanan maupun kemacetan lalu lintas,” ujarnya.

Baca juga: Di Antara Ogoh-Ogoh dan Takbir: NTB Menjaga Harmoni

Ia juga menyarankan agar peserta ogoh-ogoh dapat berangkat lebih awal menuju lokasi kegiatan di kawasan Karang Jangkong, guna mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas yang berpotensi terjadi saat pelaksanaan kegiatan.

Selain itu, Kapolsek menekankan kepada panitia agar bertanggung jawab terhadap keamanan dan ketertiban peserta mulai dari titik keberangkatan hingga kembali ke lingkungan masing-masing, sehingga kegiatan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

“Panitia diharapkan dapat mengawasi seluruh peserta selama kegiatan berlangsung, mulai dari keberangkatan hingga kembali ke lingkungan masing-masing, sehingga situasi tetap aman dan kondusif,” tambahnya.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved