Minggu, 12 April 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Cuaca Kota Mataram Besok Rabu 4 Maret 2026: Siaga Hujan

Berikut ini selengkapnya prakiraan cuaca Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) Rabu 4 Maret 2026

TRIBUNLOMBOK.COM/DZUL FIKRI
CUACA BESOK - Tugu Metro Mataram. Berikut ini selengkapnya prakiraan cuaca Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) Rabu 4 Maret 2026. 

TRIBUNLOMBOK.COM - Berikut ini selengkapnya prakiraan cuaca Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) Rabu 4 Maret 2026.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan wilayah Kota Mataram diprakirakan hujan ringan.

Simak informasi prakiraan cuaca Kota Mataram hari ini Rabu (4/3/2026) dikutip dari laman bmkg.go.id.

Baca juga: Cuaca NTB Besok Selasa 3 Maret 2026: Lombok Utara Hujan Petir, 9 Wilayah Lain Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Kota Mataram

Berikut cuaca Kota Mataram berdasarkan kecamatan.

Ampenan: 
Hujan Ringan

Mataram:
Hujan Ringan

Cakranegara:
Hujan Ringan

Sekarbela:
Hujan Ringan

Selaparang:
Hujan Ringan

Sandubaya:
Hujan Ringan

Prospek Cuaca BMKG 

Bibit siklon tropis 90S diprakirakan berada di Samudra Hindia selatan Jawa Tengah, dan Sistem Tekanan Rendah (Low) diprediksi berada di Samudra Pasifik utara Papua, di Teluk Carpentaria, dan di pesisir Barat Laut wilayah Australia. 

Sistem Tekanan Rendah ini membentuk daerah konvergensi dan konfluensi di Samudra Pasifik utara Papua, Perairan selatan NTT, dan Australia bagian utara atau di sekitar sistem. 

Kondisi tersebut dapat mendukung potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar bibit siklon tropis, dan di sepanjang daerah konvergensi atau konfluensi tersebut.

Selain itu, fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) diprediksi masih terus mempengaruhi kondisi atmosfer Indonesia dalam beberapa hari ke depan. 

Aktivitas MJO diprakirakan berada pada fase 5 (Maritime Continent) dan fase 6 (Western Pacific), yang dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia. Kombinasi antara MJO dan gelombang atmosfer tersebut diprakirakan aktif di wilayah Laut Cina Selatan, Samudra Hindia barat daya Lampung hingga NTT, Bali, NTB, NTT, pesisir selatan Jawa, perairan utara Bali hingga utara NTT, yang berpotensi mendukung peningkatan curah hujan di wilayah tersebut.

Sumber: Tribun Lombok
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved