Selasa, 14 April 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Haji 2025

Jamaah Haji Indonesia Sudah Berada di Mina untuk Lempar Jumrah

Jemaah haji mencari kerikil di Muzdalifah untuk digunakan melempar jumroh di jamarat, Mina.

Dok. Kemenag
JEMAAH HAJI MABIT - Jemaah haji di Muzdalifah, Arab Saudi, Jumat (6/6/2025) dini hari usai menjalani wukuf di Arafah sebelum bergerak ke Mina. Jemaah haji mencari kerikil di Muzdalifah untuk digunakan melempar jumroh di jamarat, Mina. 

TRIBUNLOMBOK.COM - Jamaah haji indonesia bergerak menuju tenda Mina, Jumat (6/6/2025) dini hari dari Muzdalifah.

Pantauan Media Center Haji, setibanya di Muzdalifah langsung menunaikan salat Magrib dan salat jamak takdim Isya 2 rakaat.

Setelah salat wajib, jamaah selanjutnya mengisi waktu menunggu hingga pukul 00.01 dini hari nanti dengan berbagai macam ibadah seperti Tadarus Al-Quran, zikir dan aneka ibadah sunnah lainnya.

Jemaah haji Indonesia dari Arafah berangkat secara bertahap berdasarkan penempatan markas yang sudah ditetapkan oleh Syariah atau penyedia jasa layanan haji Arab Saudi.

Tahun ini untuk pertama kalinya Indonesia menggunakan jasa 8 syariah.

Baca juga: 2 Cara Pelaksanaan Dam Kurban Jemaah Haji Indonesia

Sebanyak 203.320 jamaah haji reguler diagendakan tiba secara bertahap di Muzdalifah sebelum pukul 00.00 dini hari.

Untuk mencegah kepadatan di area Muzdalifah, petugas haji Indonesia memberlakukan skema “murur” di Muzdalifah.

Murur yakni jemaah dari Arafah hanya lewat sebentar di Muzdalifah.

Bus yang ditumpangi jamaah berhenti sejenak di Muzdalifah kemudian bergerak ke Mina.

Ada 67.000 jamaah haji menggunakan skema murur ini.

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Republik Indonesia Hilman Latif menyebut skema murur ini sudah beberapa tahun digunakan dan efektif mengurai kepadatan jamaah haji di Muzdalifah.

Untuk jamaah haji yang masuk skema murur ini ada kriteria khusus.

Seperti jamaah haji resiko tinggi, jamaah haji lansia disabilitas hingga jamaah haji yang punya riwayat penyakit di tanah air.

Untuk jemaah haji Indonesia, Muzdalifah dibagi menjadi markas-markas. Jemaah akan menempati markas sesuai dengan syarikahnya masing-masing.

Jemaah diarahkan petugas untuk menempati markas. 

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved