Berita Sumbawa Barat

Pasca Tambang, Pemkab  KSB Siap Kembangkan Ekonomi dengan Pertanian dan Pariwisata 

Pemkab Sumbawa Barat sipa kembangkan ekonmomi melalui sektor peryanian dan pariwisata pasca tambang 2030

Penulis: Rozi Anwar | Editor: Idham Khalid
Rozi Anwar
Penampakan keindahan sunset di Pantai Balas Sumaba Barat. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Rozi Anwar 

TRIBUNLOMBOK.COM, SUMBAWA BARAT – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) tengah mengambil ancang-ancang memasifkan sektor pertanian dan pariwisata untuk membangun perekonomian masyarakat jelang berakhirnya operasi pertambangan di daerah itu.

Pjs Bupati KSB Julmansyah mengatakan, hanya pertanian dan pariwisata yang bisa menopang ekonomi masyarakat KSB, pasca tambang yang akan berakhir pada tahun 20230 mendatang.

"Hanya dua itu yang bisa menopang ekonomi KSB setelah berakhirnya masa tambang tersebut," katanya pada Kamis (21/11/2024)

Julmansyah menyebut, kekayaan alam KSB ini merupakan kekayaan yang cukup melimpah yang diberikan, sperti pariwisata alam bak surga yang begitu indah di setiap pinggir pulau maupun pegunungan nya.

"Seperti pantai dan pegunungan ini kan daya jualnya sangat tinggi di wisatawan lokal maupun wisatawan asing dan itu akan menjadi penghasil KSB," kata Julmansyah.

Baca juga: Kepala Arsip Nasional Dukung Inisiasi Pjs Julmansyah Bikin Galeri Sejarah Sumbawa Barat

Ia mengatakan yang harus dikuatkan sekarang adalah Sumber Daya Manusia (SDM) untuk memajukan pariwisata yang bisa menjadikan ekonomi masyarakat KSB maju.

"Wisata kita ini kan banyak ada pantai dan pegunungan, belum lagi air terjun kita, kita juga di apit oleh dua pulau ada pulau Lombok dan provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dua pulau ini merupakan pulau yang sudah banyak dikenal, jadi kita pulau Sumbawa ini bisa maju pariwisatanya karena transportasi wisatawan ini lewat sini, jadi itu untungnya kita," paparnya 

Selain itu juga kata Julmansyah, lahan pertanian di KSB sangat luas di antaranya Sawah Irigasi 7,267.15 sedangkan Persawahan 9,789.18 dan Sawah Tadah Hujan sejumlah 2,522,03 dari lahan yang luas ini bisa menopang ekonomi masyarakat KSB.

"Ini jangan sampai disia-siakan agar mulai sekarang harus di persiapkan dan siapapun Bupati yang terpilih pada tahun 2024 ini agar ini bisa dijalankan," tandasnya.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved