Judi Online

Imbas Penangkapan 11 Oknum Komdigi Terkait Judi Online, Tagar Peringatan Darurat Viral di Twiter

Tagar Peringatan Darurat kembali viral di media sosial X (Sebelumnya Twitter). Hal ini merupakan imbas dari penangkapan 11 oknum Komdigi terkait judol

Penulis: Irsan Yamananda | Editor: Irsan Yamananda
Twitter
Peringatan Darurat Twitter. Tagar Peringatan Darurat kembali viral di media sosial X (Sebelumnya Twitter). Hal ini merupakan imbas dari penangkapan 11 oknum Komdigi terkait judol 

Namun, 10 oknum pejabat dan pegawai Komdigi tersebut hanya memblokir 4.000 situs judol.

Sementara itu, 1.000 situs judi online sisanya "diamankan" agar tetap aktif.

Salah satu oknum pegawai dari Komdigi mengatakan bahwa mereka mematok harga Rp 8,5 juta per situs judi online yang diamankan. 

Artinya, jika dikalkulasi, mereka meraup Rp 8,5 miliar sebagai imbalan "memelihara" 1.000 situs judi online tersebut.

Polda Metro Jaya belakangan membuka peluang untuk ikut memeriksa Budi Arie terkait belasan pegawai Komdigi yang membekingi situs judi online.

Tanggapan Budi Arie

Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi saat wawancara dengan Direktur Pemberitaan Tribun Network Febby Mahendra Putra, di Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, Jakarta Pusat, Kamis (5/10/2023).
Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi saat wawancara dengan Direktur Pemberitaan Tribun Network Febby Mahendra Putra, di Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, Jakarta Pusat, Kamis (5/10/2023). (TRIBUNNEWS/RIDHO HENDRIKOS)

Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi mengakui bahwa ada mantan anak buahnya yang terlibat dalam judi online. 

Beberapa pejabat melaporkan keterlibatan anak buahnya membekingi kegiatan yang melanggar hukum tersebut.

"Sebagian pegawai Komdigi (dulu Kominfo) saya kenal karena pernah dibawa Dirjen dan Direktur Pengendalian untuk diskusi dengan saya," ujarnya kepada Tribunnews.com, Rabu (6/11/2024).

Baca juga: Spoiler Lengkap dan Link Manga One Piece Chapter 1131 Sub Indo: Bounty dan Identitas Loki Terungkap!

"Selama menjadi menteri, saya sudah mendapat laporan dan mencurigai mereka ada yang bermain. Sehingga saya pindah tugaskan," sambungnya.

Budi Arie menegaskan dirinya mendukung penuh pemberantasan judi online.

"Kita dukung pemberantasan Judi Online. Karena sangat merugikan rakyat kecil. Mereka mengkhianati negara termasuk mencederai kepercayaan saya sebagai atasan mereka saat itu. Mereka ikut menghisap darah rakyat," katanya.

Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pernyataan Budi Arie Setelah Mantan Anak Buahnya Terjerat Kasus Judi Online di Kominfo.

Sumber: Tribun Lombok
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved