Berita Mataram
Polresta Mataram Gelar Operasi Zebra Rinjani 2024, Sasar Titik Macet Selama Dua Minggu
Kepolisian Resort Kota (Polresta) Mataram menggelar Operasi Zebra Rinjani 2024 selama dua pekan ke depan.
Penulis: Robby Firmansyah | Editor: Laelatunniam
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Robby Firmansyah
TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Kepolisian Resort Kota (Polresta) Mataram menggelar Operasi Zebra Rinjani 2024 selama dua pekan ke depan.
Kegiatan tersebut menyisir tempat-tempat rawan kemacetan untuk melakukan sosialisasi tertib berlalu lintas.
Kapolres Mataram Kombes Pol Ariefaldi Warganegara mengatakan sosialisasi di itik rawan kemacetan tersebut, nantinya menggunakan spanduk dan baliho terkait tata tertib berlalu lintas.
Selain itu juga, lresta Mataram memberikan edukasi kepada pelajar dan mahasiswa, serta kelompok-kelompok masyarakat.
Ariefaldi berharap sosialisasi tersebut dapat memberikan kesadaran kepada masyarakat,untuk tertib berlalu lintas khusunya pengguna sepeda motor.
"Kami berharap upaya meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat melalui Operasi Zebra Rinjani 2024, ini dapat berjalan dengan baik sesuai dengan tujuan yang diharapkan," kata Ariefaldi, Senin (14/10/2024).
Operasi Zebra Rinjani tersebut serentak dilakukan di seluruh wilayah hukum Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (NTB), kegiatan tersebut diharapkan dapat menelan angka kecelakaan lalu lintas.
Kegiatan ini sebagai langkah menciptakan kondusifitas daerah menjelang pelantikan Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka 20 Oktober mendatang.
Operasi Zebra Rinjani digelar mulai 14-27 Oktober 2024.
Berdasarkan data Polda NTB, pada Operasi Zebra Rinjani 2023 sebanyak 15.908 pelanggaran, 5.335 pelanggar ditilang, sementara 10.573 pelanggar hanya diberikan teguran.
| SMA di Mataram Dilaporkan ke Ombudsman NTB karena Diduga Tahan SKL Siswa |
|
|---|
| Kelangkaan LPG dan Antrean BBM di Mataram, Warga Mengeluh Kesulitan Stok |
|
|---|
| 15 SPPG yang Di-suspend di Mataram Harus Antre Urus SLHS |
|
|---|
| Siswi di Mataram Diduga Jadi Korban Perundungan, Orang Tua Tuntut Permintaan Maaf-Ketegasan Sekolah |
|
|---|
| Kedai Kopi di Mataram Dilahap Si Jago Merah, Kerugian Ditaksir Rp50 Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/razia-lalin23.jpg)