NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Berita Kota Bima

Dispersip Ajak Anak Muda Manfaatkan Akses Perpustakaan Digital

Dispersip  Kota Bima, Edi Sutrisno meminta orang tua untuk mengarahkan anak-anaknya memanfaatkan gadget untuk kegiatan positif

Penulis: Toni Hermawan | Editor: Idham Khalid
TRIBUNLOMBOK.COM/TONI HERMAWAN
Salah satu pengunjung Perpustakaan Kota Bima, Kamis (12/9/2024) 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Toni Hermawan

TRIBUNLOMBOK.COM, KOTA BIMA - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan  (Dispersip) Kota Bima mengajak anak-ank memanfaatkan gadget untuk mengakses perpustakaan digital.

Kepala Bidang Pengembangan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca,  Dispersip  Kota Bima, Edi Sutrisno meminta orang tua untuk mengarahkan anak-anaknya memanfaatkan gadget untuk kegiatan positif, terlebih dengan kemajuan tekhnologi.

"Sekarang sudah canggih, foto video bisa di edit jangan mudah percaya, cari sumber jelas  tingkatkan literasi, apalagi anak-anak kalau digiring," kata Edi ditemui, Kamis (12/9/2024).

Ia menyebut, beberapa waktu lalu perpustakaan Kota Bima sudah membuat lomba vlog, salah satunya langkah mengajak anak-anak memanfaatkan gadget.

"Tugas kita mengarahkan kembali, gadget juga ada hal-hal positif," pintanya.

Saat ini, Perpustakaan Kota Bima memberikam pelayan terbaik kepada pengunjung. Saat ini ada 13.822 judul buku, dengan jumlah 33.177 eksemplar. 

"Ada juga perpustakaan digital, harapan kami untuk meningkat minat baca," kata Edi. 

Fasilitas lainnya, ruangan perpustakaan didesain dengan segala umur, mulai dari anak TK  hingga dewasa. 

"Bisa dimanfaatkan oleh  semua, kita setting untuk bermain untuk anak TK sampe orang dewasa," tambahnya.

Baca juga: Disperindag Lombok Tengah akan Gelar Pasar Murah Sambut Maulid Nabi Muhammad SAW

Ia juga mengajak mahasiswa untuk berkegiatan  di lantai tiga perpustakaan Kota Bima dan tidak dipungut biaya.

"Apapun disiplin ilmu dikembangkan, termasuk juga  pendidikan politik," ujarnya.

Kedepan, lanjut Edi, tengah  dirancang  adanya ruangan teater edukasi, nantinya bisa digunakan  untuk memutar film edukasi dan diharapkan adanya stimulus anak-anak, gunamenggugah angka kunjungan.

"Perpustakaan juga harus dilengkapi adanya filem, anak kecil sampai dewasa saya rasa suka nonton filem,  filem juga harus bisa memberikan edukasi dan juga mengurangi penggunaan gadget," harapnya.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved