Berita Lombok Tengah

Bandara Lombok dan ITDC Kolaborasi Latih Hospitality 400 Pelaku Usaha di KEK Mandalika

400 pelaku usaha di KEK Mandalika mendapatkan pelatihan Hospitality House dari ITDC dan PT Angkasa Pura I Bandara Lombok

Penulis: Sinto | Editor: Idham Khalid
TRIBUNLOMBOK.COM/SINTO
PT Angkasa Pura I Bandara Lombok dan PT Injourney Tourism Development Coorporation (ITDC) kolaborasi gelar Injourney Hospitality House untuk masyarakat KEK Mandalika. 

Laporan Wartawan Tribunlombok.com, Sinto

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TENGAH - PT Angkasa Pura I Bandara Lombok dan PT Injourney Tourism Development Coorporation (ITDC) kolaborasi menyelenggarakan Injourney Hospitality House untuk masyarakat KEK Mandalika.

Injourney Hospitality House merupakan pelatihan hospitaly yang ditujukan untuk masyarakat dan pelaku usaha khususnya di kawasan wisata KEK Mandalika.

Total pada tahun 2024 akan diselenggarakan sebanyak 8 batch dengan per batch masing-masing diselenggarakan selama tiga hari.

Berdasarkan pantauan Tribun Lombok, pada Batch ketiga bulan Juli ini diikuti oleh puluhan masyarakat dan pelaku jasa pariwisata bertempat di VIP Deluxe Sirkuit Mandalika.

Mereka tampak sangat antusias dan mendengarkan seksama materi pelatihan dan berbagai game olah kerjasama yang diberikan trainer.

Stakeholder relation Manager Bandara Lombok Arif Haryanto Arif Haryanto mengatakan, Bandara Lombok dan ITDC diberikan mandat oleh Injourney sebagai holding BUMN di sektor aviasi dan pariwisata untuk menyelenggarakan pelatihan Hospitality.

"Nanti akan ada sekitar 400 peserta yang dilatih secara bertahap mulai dari Bulan Mei sampai Desember 2024. Ini pesertanya dari masyarakat di sekitar Lombok Tengah kebanyakan," jelas Arif.

Dikatakan Arif, trainer atau pelatihnya adalah local Hero atau pelaku wisata di KEK Mandalika.

Menurut Arif, Mandalika merupakan salah satu kawasan destinasi superprioritas nasional dan Injourney memiliki program untuk memberikan pelatihan terkait hospitality di lima destinasi wisata tersebut salah satunya di Mandalika yang ada di Lombok ini.

Tujuannya adalah untuk memberikan pemahaman terkait cara dan sikap masyarakat dan pelaku usaha soal komunikasi, cara berperilaku, penampilan dan lain sebagainya.

Adanya program ini diharapkan bisa memberikan hal yang baik dan positif kepada para wisatawan yang datang.

"Mudah-mudahan dengan adanya pelatihan ini masyarakat maupun pelaku usaha bisa meningkatkan lagi level kompetitif pariwisata Lombok Tengah sehingga ketika tamu datang, semakin meningkatkan kenyamanan wisatawan," jelas Arif.

Lebih lanjut Arif menyebutkan, pelatihan Hospitality tentunya tidak menunjukkan hasil yang instan, namun perlu dilakukan secara terus menerus.

Pihaknya berharap materi dan praktik pelatihan dapat dibawa peserta kepada lingkungan dan usahanya sehingga dapat memberikan dampak yang signifikan untuk pariwisata Lombok Tengah.

Baca juga: Bandara Lombok Buka Rute Baru Lombok-Balikpapan, Tingkatkan Konektivitas dan Dorong Wisata

Halaman
12
Sumber: Tribun Lombok
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved