Berita Lombok Tengah
Penjelasan DPD Hanura NTB Soal Muscablub DPC Lombok Tengah yang Disebut Cacat Hukum
Muscablub Hanura Lombok Tengah menghasilkan Ketua DPC yang baru yakni Sugiarto menggantikan Lalu Firmansyah
Penulis: Sinto | Editor: Wahyu Widiyantoro
Laporan Wartawan Tribunlombok.com, Sinto
TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TENGAH - Pengurus DPD Partai Hanura NTB angkat bicara terkait persoalan Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) di Lombok Tengah.
ketua Tim Panitia penjaringan Pilkada (TPPP) Hanura NTB Muhammad Zainul Munawir mengatakan, Muscablub digelar berdasarkan kesepakatan bersama.
Selain itu pelaksanaannya didasarkan pada Surat DPP Partai Hanura No : A/ O36/DPP. Hanura/V/2024 tertanggal 27 Mei 2024
"Muscablub dipastikan tidak cacat hukum. Ini legal sesuai dengan AD ART. Kita sudah melalui tahapan-tahapan dan dasarnya pun sangat jelas. Ada beberapa catatan dari DPD NTB untuk mengajukan PLT ke DPP," jelasnya saat dikonfirmasi Tribun Lombok, Jumat (14/6/2024).
Maka dia membantah Muscablub Hanura Lombok Tengah tidak mengikuti tahapan dan aturan.
Baca juga: Hanura Dukung Duet Farin-Khairatun di Pilkada Lombok Barat 2024
"Itu perintah partai sesuai dengan AD ART. Artinya sudah konstitusional. Artinya tidak abal-abal dan tidak ada cacat hukum. Apanya yang cacat hukum?," sambungnya.
Selanjutnya Plt Ketua DPC Hanura Lombok Tengah ditandatangani Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang dan Sekjen DPP Hanura Benny Rhamdani sehingga persoalan terkait kepengurusan sebelumnya sudah selesai.
"Betul kita melakukan muscablub sepihak jika tidak ada surat tersebut, tapi kan sudah ada dari DPP. Berarti ini legal dan di situ sudah ada butirnya untuk melakukan Muscablub," beber Munawir.
Pihaknya memastikan Muscablub ini bukan kudeta karena murni dilakukan secara prosedural dengan dasar penuh mosi tidak percaya.
Munawir mengatakan, beberapa waktu terakhir terjadi peristiwa adanya mosi tidak percaya kepada pengurus sehingga diperlukan Muscablub.
Baca juga: Hanura Beri Rekomendasi Zulkieflimansyah untuk Cari Parpol Koalisi di Pilgub NTB 2024
Ada beberapa hal yang berkaitan dengan administrasi yang tidak berjalan dengan baik.
"Itulah bagian alasan kenapa kawan-kawan PAC ini memutuskan untuk Muscablub. DPD merasa perlu untuk mengambil sikap untuk melakukan pergantian pengurus Hanura di Loteng karena Pilkada merupakan momen penting bila tidak disikapi dengan baik dikhawatirkan akan menggerus partai Hanura," tandasnya.
Sebelumnya, Hanura menyelenggarakan Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) di Praya, Lombok Tengah, Rabu (12/6/2024).
Muscablub dihadiri sekitar 70 persen pengurus anak cabang (PAC) Hanura Lombok Tengah dan ketua Tim Panitia penjaringan Pilkada (TPPP) Hanura NTB Muhammad Zainul Munawir.
Terpilih secara aklamasi Ketua DPC Hanura Lombok Tengah Tengah Sugiarto.
Sugiarto menggantikan Lalu Firmansyah.
Sugiarto terpilih setelah mendapatkan suara hampir 100 persen dari kehadiran sekitar 70 persen PAC se-Lombok Tengah.
Sugiarto mengatakan, pihaknya berharap Hanura Lombok Tengah bisa lebih karena hanya meraih satu kursi pada Pemilu 2024.
"Mudah-mudahan pada pemilu serentak 2029 semua Dapil bisa terisi. Ke depan kami akan membuat program-program khusus dan PAC semua serta kepengurusan struktural untuk bekerjasama untuk menyukseskan Pilkada 2024," terang Sugiarto.
Sugiarto menjelaskan, beberapa bakal calon kepala daerah (bacakada) telah mendaftarkan diri kepada Hanura.
Antara lain Wakil Bupati Lombok Tengah Nursiah dan anggota DPRD NTB Ruslan Turmuzi bersama Masrun.
Pihaknya juga masih membuka pendaftaran dan melakukan penjaringan.
"Intinya kami akan mengusung bakal calon bupati yang bisa bekerja dengan baik dan pemimpin yang bermasyarakat supaya bisa lebih maju membawa Lombok Tengah ini," beber Sugiarto.
Pihaknya juga diminta DPP Hanura agar berhati-hati memilih kandidat.
"Kami tentu mengharapkan kerja sama tim yang sudah ada dan akan melakukan rembuk bersama mengingat adanya pergantian ketua. Kalau memang ada yang perlu kita rubah ya kita rubah. Kalau yang sudah baik kita majukan lagi supaya lebih baik," tandas Sugiarto.
(*)
4 Desa di Lombok Tengah jadi Contoh Pencegahan Perkawinan Anak: Punya Perdes & Program Pemberdayaan |
![]() |
---|
Penemuan Mayat Bayi di Bawah Pohon Singkong di Praya, Polisi Buru Pelaku |
![]() |
---|
Rekan Investor Mengaku Telah Mengembalikan Sertifikat ke Pemilik Tanah Bukit Mandalika |
![]() |
---|
Ribuan Masyarakat Padati Tabligh Akbar Ustadz Das'ad Latif di Polres Lombok Tengah |
![]() |
---|
Dai Kondang Ustad Das'ad Latif Isi Ceramah di Polres Lombok Tengah Malam Ini |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.