Pemkot Bima Hadiri Malam Misa Umat Katolik, Serukan Perdamaian dan Kerukunan
Menurut Asisten I Setda Kota Bima H Alwi Yasin negara Indonesia bukan hanya besar karena luas wilayahnya, tetapi juga karena keberagamannya.
Penulis: Toni Hermawan | Editor: Sirtupillaili
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Toni Hermawan
TRIBUNLOMBOK.COM, KOTA BIMA - Pemkot Bima menghadiri acara syukuran Malam Misa bersama umat Katholik St. Yusuf Raba-Bima, di Gereja Santo Yusuf, Kelurahan Rabangodu Selatan, Minggu, (14/4/2024) malam.
Dalam kesempatan itu, Asisten I Setda Kota Bima H Alwi Yasin mengatakan, negara Indonesia besar bukan karena wilayahnya saja tapi ada kekuatan besar yang tidak dimiliki negara lain.
"Modal besar itu adalah kerukunan ummat beragama," kata Alwi.
Menurutnya, tidak banyak negara seperti Indonesia, dimana beragam suku, ras, dan agama hidup rukun.
Baca juga: Pemkot Bima Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Sape dan Beri Edukasi
"Di Indonesia sudah ada yang namanya FKUB yang merupakan rumah bersama, terima kasih segenap umat sudah menjamin dan menjaga kerukunan dan keberagamaan yang terjalin kondusif di Kota Bima," ucapnya.
Alwi juga berterimakasih kepada masyarakat yang telah menjaga persaudaraan dan toleransi antar umat beragama, sehingga tercipta kerukunan di Kota Bima.
Pemilihan Umum (Pemilu) juga dapat terlaksana dengan aman dan kondusif.
"Ini terwujud sebab adanya kerjasama semua pihak dan kehidupan beragama di Kota Bima sangat terjamin," pungkanya.
(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.