Berita Kota Bima

Pemkot Bima Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Sape dan Beri Edukasi

Pemerintah Kota Bima memberikan bantuan kepada korban kebakaran di Kecamatan Sape, Kabupaten Bima.

Penulis: Toni Hermawan | Editor: Endra Kurniawan
Dok Diskominfotik Kota Bima
Pemkot Bima melalui BPBD saat menyalurkan bantuan di Desa Sangai, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, Senin (8/4/2024). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Toni Hermawan

TRIBUNLOMBOK.COM, KOTA BIMA - Pemerintah Kota Bima memberikan bantuan kepada korban kebakaran di Kecamatan Sape, Kabupaten Bima. Bantuan tersebut meliputi air mineral, selimut, mi instan, sabun batang dan cair, sarung, serta ember.

Kepala BPBD Kota Bima, Gufran bantuan kemanusiaan ini diinisiasi oleh Pemkot Bima dengan tujuan utama untuk meringankan beban korban.

"Bantuan ini guna memberikan dukungan moral agar tetap tabah dalam menghadapi ujian ini," harap Gufran usai menyerahkan bantuan di Desa Sagia, Sape, Bima, Senin (8/4/2024).

Baca juga: Pemkot Bima Gelar Operasi Pasar Murah Jelang Lebaran

Ia melanjutkan, bencana bisa terjadi secara tiba-tiba dan tak terduga, untuk itu, kesiapsiagaan masyarakat dalam mengantisipasi bencana menjadi sangat penting.

"Tujuannya masyarakat untuk merespons kejadian bencana dengan cepat dan tepat serta mengurangi risiko yang mungkin terjadi," tambahnya.

Pada kesempatan itu, Gufran menyarankan, agar semua komponen masyarakat dan pemerintah desa melakukan pemeriksaan rutin terhadap infrastruktur di Desa Sangia, termasuk instalasi listrik dan peralatan rumah tangga lainnya.

"Memperbaiki atau meningkatkan infrastruktur yang rentan terhadap kebakaran," sarannya.

Ia mendorong dan menyarankan pelatihan kesiapsiagaan untuk relawan dan petugas penanggulangan bencana di Desa Sangia, mulai dari latihan evakuasi, penggunaan alat pemadam api, dan koordinasi dalam situasi darurat.

"Lebih penting memastikan ketersediaan sarana dan prasarana darurat seperti hydrant, pompa air, dan alat pemadam api ringan (APAR) di lokasi yang strategis di Desa Sangia," katanya.

Baca juga: Pemkot Bima Ikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi dan Apel Siaga Hari Besar Keagamaan Nasional

Pasca bencana, lanjut Gufran, upaya menggalang dana dan sumber daya lainnya untuk memperkuat upaya normalisasi dan revitalisasi pasca bencana kebakaran di Desa Sangia.

"Harapannya Desa Sangia dapat menjadi lebih siap menghadapi risiko kebakaran dan meminimalkan kerugian yang mungkin timbul akibat bencana tersebut," harapnya.

Ia menekankan beberapa poin penting yang harus segera dilakukan antara lain dengan mengadakan program penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat Desa Sangia tentang tindakan pencegahan kebakaran, cara menggunakan alat pemadam api, serta strategi evakuasi yang efektif dalam situasi darurat.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved