Kasus Tiket Palsu Konser Sheila On 7, Penyidik Polresta Mataram Periksa 6 Saksi

Tim Sat Reskrim Polresta Mataram memeriksa 6 orang saksi dalam kasus penjualan tiket palsu konser Sheila On 7 di Kota Mataram, NTB.

Penulis: Jimmy Sucipto | Editor: Sirtupillaili
Tribunnews/ Bayu Indra Permana
Duta Sheila On 7 saat berada di atas pangung Konser Sheila On 7 Sebuah Kisah Klasik di Balai Sarbini Jakarta Selatan, Jumat (14/9/2018). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Jimmy Sucipto

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Kasus penjualan tiket palsu konser Sheila On 7 yang digelar Smanda Reunion terus diusut Sat Reskrim Polresta Mataram.

Informasi terbaru, tim Sat Reskrim Polresta Mataram telah memeriksa sebanyak 6 orang saksi untuk dimintai keterangannya.

"Sampai hari ini sudah ada 6 saksi kami panggil, mulai dari BKD (Badan Keuangan Daerah), panitia, serta saksi yang juga pembeli dari tiket tersebut," kata Kasat Reskrim Polresta Mataram, Kompol Kadek Adi Budi Astawa, Jumat (13/1/2023).

Disebutkan Kasat Reskrim, terkahir penyidik memanggil BKD dan pembeli tiket palsu.

Selain itu penyidik juga telah melakukan gelar awal, akan tetapi menurut Kadek, terdapat poin yang harus didalami lagi oleh penyidik.

Baca juga: Tiket Konser Tunggu Aku di Jakarta Sheila on 7 Ludes Dalam 30 Menit, Fans: Sedih Banget Udah Antre

"Kemarin sudah gelar di ruangan saya, karena ada poin yang saya minta untuk didalami lagi. Setelah itu nanti akan kami gelar secara keseluruhan," tuturnya.

Masih dikatakan Kadek Adi, dilihat dari indikator awal, belum ada ditemukan unsur tindak pidana pemalsuan.

Namun, kasus itu mulai muncul setelah beberapa tiket yang memang tidak terkorporasi, sesuai yang diungkap BKD Kota Mataram.

"Temuan awal BKD ada tiket tidak terkorporasi atau tidak masuk data di luar objek pajak. Sekarang kami masih dalami pemalsuannya karena pembeli ini tidak ingat dimana dia membeli," tukas Kasat Reskrim.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved