Berita Lombok Timur

Demi Capai Target RPJMD 2023, Bupati Lombok Timur Ingatkan Pentingya Konsultasi dan Kolaborasi

Bupati Lombok Timur H M Sukiman Azmy mengumpulkan semua camat yang berasal dari 21 Kecamatan di Lombok Timur di Rupatama 1 Kantor Bupati.

DOK. HUMAS PEMKAB LOMBOK TIMUR
Demi Capai Target RPJMD 2023, Bupati Lombok Timur Ingatkan Pentingya Konsultasi dan Kolaborasi - Bupati Lombok Timur H M Sukiman Azmy mengumpulkan semua camat, Rabu (11/1/2023). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Ahmad Wawan Sugandika

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TIMUR - Bupati Lombok Timur H M Sukiman Azmy mengumpulkan semua camat yang berasal dari 21 Kecamatan di Lombok Timur di Rupatama 1 Kantor Bupati, pada Rabu (11/1/2023).

Tujuannya adalah untuk mendengarkan sejumlah permasalahan yang ada di masing-masing wilayah agar nantinya bersama menemukan jawaban untuk menemukan solusi.

Bupati juga didampingi sejumlah kepala OPD lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Lombok Timur seperti Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).

Turut hadir Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Inspektur Daerah, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), serta Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Baca juga: Lestarikan Kesenian Khas Lombok, Pemkab Lombok Timur Gelar Festival Kecimol

Di hadapan seluruh camat dan sejumlah pimpinan OPD yang hadir, bupati mengingatkan pentingnya konsultasi, koordinasi, dan kolaborasi semua pihak demi tercapainya target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2018-2023.

"Jangan ragu konsultasi, kemukakan yang tidak bisa dihadapi di lapangan," tegasnya.

Bupati percaya tidak ada yang tidak bisa dipecahkan dengan  konsultasi, koordinasi, dan kolaborasi yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan.

Sejumlah persoalan yang mengemuka dalam rapat tersebut di antaranya banyaknya jalan yang mengalami kerusakan di samping drainase yang menimbulkan genangan, permukiman yang terendam banjir, hingga kondisi kantor camat.

Baca juga: Gabungan Polsek, Danramil, dan Camat Sekotong Pantau Pohon Tumbang dan Longsor Akibat Cuaca Ekstrem

Terkait persoalan jalan rusak, bupati menjelaskan tahun 2023, karena kondisi kemantapan jalan di Lombok Timur mencapai 75 persen maka tidak ada dukungan pendanaan dari pemerintah pusat.

Ditegaskannya yang tersedia hanya dana pemeliharaan. Namun demikian, pemda akan tetap melakukan perbaikan, terlebih ini menyangkut kepentingan dan kebutuhan masyarakat Lombok Timur.

Bupati juga memberi perhatian terhadap kondisi bantaran sungai.

Karena itu Bupati menugaskan seluruh camat untuk menginventarisasi bantaran sungai yang dimanfaatkan masyarakat, kecuali untuk kepentingan umum.

Pemanfaatan tersebut dikhawatirkan dapat mengganggu daerah aliran sungai, apalagi tidak memiliki izin

Selanjutnya pemda akan melakukan operasi penertiban bantaran sungai sebagai upaya normalisasi.

Bupati Sukiman juga menegaskan untuk menunda pelaksanaan STQ tingkat Kabupaten. Mengingat keterbatasan anggaran.

"Kita meminta agar STQ lebih difokuskan pada pemusatan latihan (training center) yang lebih mantap untuk mendongkrak kembali prestasi Lombok Timur," tuturnya.

Mengingat pada pelaksanaan MTQ tingkat provinsi NTB beberapa lalu prestasi Lombok Timur turun dibanding pelaksanaan sebelumnya.

Sementara itu menyinggung pelaksanaan Pilkades serentak tahun 2023 ini secara umum dilaporkan relatif aman terkendali.

"Meskipun ada riak-riak akan tetapi hal tersebut sudah ditangani," demikian bupati.

 

Bergabung dengan Grup Telegram TribunLombok.com untuk update informasi terkini: https://t.me/tribunlombok.

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved