Berita Kota Mataram

Pemkot Mataram Anggarkan Rp5 Miliar untuk Keruk Sungai Dangkal di Kota Mataram 

Pemerintah Kota Mataram menganggarkan dana Rp5 miliar untuk pengerukan sungai di Kota Mataram.

Penulis: Laelatunni'am | Editor: Robbyan Abel Ramdhon
Dok. Instagram/@jelajahjangkok
Pemkot Mataram Anggarkan Rp5 Miliar untuk Keruk Sungai Dangkal di Kota Mataram  - Jaring sampah apung yang pernah dipasang Pemerintah Kota Mataram di salah satu titik sungai Jangkuk. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Laelatunni'am

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Pemerintah Kota Mataram menganggarkan dana Rp5 miliar untuk pengerukan sungai di Kota Mataram.

Hal ini dilakuan guna menormalisasi sungai. Konidisi sungai di Kota Mataram saat ini mengalami pendangkalan.

Sehingga ketika curah hujan tinggi dan debit air meningkat, air sungai meluap ke pemukiman warga yang menimbulkan genangan dan banjir.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram, Miftahurrahman menyebut dana Rp5 miliar itu untuk membeli alat keruk terapung.

Baca juga: Karakter Eksplosif Erupsi Gunung Semeru, PVMBG: Waspada Awan Panas Guguran, Lahar di Aliran Sungai

Selain itu juga digunakan untuk pembebasan lahan sebagai jalur alat berat turun ke sungai.

Disinggung alasan kenapa harus ada pembebasan lahan, Miftahurrahman menyebut tidak ada jalur untuk menurunkan alat berat tersebut.

"Karena kawasan sepanjang kiri-kanan sungai dipenuhi bangunan," ucapnya Rabu (7/12/2022).

Lanjut Miftahurrahman menjelaskan, sebenarnya pendirian bangunan di kawasan kiri kanan sungai adalah tindakan yang melanggar peraturan.

Baca juga: Pelajar Penggembala Sapi di Dompu Ditemukan Meninggal setelah Terseret Air Sungai 

Mulai tahun depan pihaknya juga fokus pada pembebasan bangunan yang berdiri di daerah tersebut.

Pendangkalan terjadi hampir di seluruh suangi di Kota Mataram, terutama sungai di daerah hilir seperti sungai Ancar di Mapak.

 

Bergabung dengan Grup Telegram TribunLombok.com untuk update informasi terkini: https://t.me/tribunlombok.

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved