Pimpinan DPRD NTB Bantah Dugaan Anggota Dewan Diciduk BNN karena Konsumsi Narkoba

Ketua DPRD NTB Hj Baiq Isvie Rupaeda bersama unsur pimpinan lain telah melakukan pendalaman terhadap kabar burung tersebut.

Penulis: Lalu Helmi | Editor: Dion DB Putra
TRIBUNLOMBOK.COM/LALU HELMI
Ketua DPRD Provinsi NTB Hj Baiq Isvie Rupaeda bersama Wakil Ketua DPRD NTB Nauvar Furqani Farinduan dan Muzihir di Kantor DPRD NTB pada Rabu (12/10/2022). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Lalu Helmi

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Pimpinan DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat atau NTB membantah dugaan adanya anggota DPRD NTB yang diciduk BNN karena konsumsi narkoba saat kunjungan kerja ke Jakarta pekan lalu.

Ketua DPRD NTB Hj Baiq Isvie Rupaeda bersama unsur pimpinan lain telah melakukan pendalaman terhadap kabar burung tersebut.

Baca juga: Penyaluran Beasiswa Perlu Dievaluasi, Komisi V DPRD NTB Akan Panggil Brida

Saat rapat pada Rabu siang (12/10/2022), pimpinan DPRD NTB telah menanyakan langsung kepada para ketua fraksi dan ketua komisi.

"Kami sudah melakukan komunikasi dengan pihak terkait, kami tegaskan tidak ada yang dicuduk dan itu tidak benar," kata Hj Baiq Isvie Rupaeda kepada awak media.

Hadir pada kesempatan tersebut Wakil Ketua DPRD NTB Nauvar Furqani Farinduan dan Muzihir.

Lebih jauh, Isvie Rupaeda meminta kepada pihak yang menyebarkan informasi tersebut untuk menyerahkan data kepada pihak DPRD NTB, partai terkait maupun aparat penegak hukum (APH).

Sebab, jika hal tersebut tidak dilakukan, dapat mencederai marwah lembaga Dewan.

"Kami tidak ingin lembaga ini tercemar, ini bisa jadi blunder untuk eksistensi lembaga," jelasnya.

Isvie merasa risih terhadap informasi yang disebarkan pertama kali melalui grup WhatsApp tersebut.

"Bukan banya risih, ini menyakut marwah lembaga. Sedangkan waktu kita kunker (kunjungan kerja) aman-aman aja. Ini enggak bisa dianggap sepele," bebernya.

Isvie menghormati hak pribadi setiap orang untuk bertanya. Namun dia menyangkan pertanyaan tersebut disampaikan melalui grup WhatsApp.

Dia mengaku akan sangat terbuka jika pertanyaan tersebut ditanyakan langsung ke kantor DPRD NTB.

Kini Isvie bersama tim hukum DPRD NTB tengah melakukan kajian terkait langkah apa yang akan diambil untuk merespons informasi tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved