Khazanah Islam

Bagaimana Hukum Orang Jomblo Seumur Hidup dalam Islam? Berikut Penjelasannya

Bagaimana hukumnya orang memilih jadi jomblo seumur hidup dalam Islam? Berikut penjelasan kajian hukum Islam yang bisa jadi pedoman umat muslim.

Editor: Sirtupillaili
Dok.Khairuddin
Ilustrasi buku pernikahan. Berikut ini hukum orang jomblo atau tidak menikah dalam Islam. 

TRIBUNLOMBOK.COM - Di era modern saat ini sebagian orang berpandangan jadi jomblo, tidak menikah, atau single lebih baik karena tidak memiliki beban hidup.

Pandangan soal pilihan menjadi jomblo, tidak menikah, atau single ini menjadi perdebatan banyak kalangan.

Bahkan pandangan soal pilihan menjadi jomblo, single, atau tidak menikah bisa menjadi masalah di tengah masyarakat Indonesia.

Lalu bagaimana hukum orang yang memilih tidak menihah atau jomblo seumur hidup dalam Islam?

Baca juga: Menikah Bukan Sekedar Salurkan Hawa Nafsu? Berikut 3 Tujuan Menikah dalam Islam

Dalam Islam menikah dianggap sebagai ibadah dan menjadi sunnah yang dianjurkan Nabi Muhammad SAW.

Allah SWT memerintahkan hamba-Nya untuk menikah, dengan menikah, Allah membuka luas pintu amalan.

Sekecil apapun bentuk kasih sayang suami istri dengan kata kata atau tindakan, hal itu akan menjadi pahala dan jalan menuju surga.

Allah SWT memerintahkan hambya-Nya untuk menikah, sebagaimana Firman-Nya dalam Al-Qur’an:

وَاَنْكِحُوا الْاَيَامٰى مِنْكُمْ وَالصّٰلِحِيْنَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَاِمَاۤىِٕكُمْۗ اِنْ يَّكُوْنُوْا فُقَرَاۤءَ يُغْنِهِمُ اللّٰهُ مِنْ فَضْلِهٖۗ وَاللّٰهُ وَاسِعٌ عَلِيْمٌ

Artinya:

“Dan nikahkanlah orang orang yang sendirian diantara kamu, dan orang orang yang layak (nikah) dari hamba-hamba sahayau yang lelaki dan perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia Nya dan Allah maha luas pemberian Nya lagi maha mengetahui”. (QS An Nur : 32).

Tapi perlu diingat bahwa siapa jodoh dan akan menikah dengan siapa adalah rahasia Allah SWT.

Menikah juga merupakan urusan yang menjadi kebutuhan setiap manusia.

Meski demikian banyak orang belum menginginkan atau belum mendapat kesempatan menikah, padahal umur atau tingkat kematangan yang sudah layak untuk menikah.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lombok
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved