BPJS Kesehatan Mataram Minta Vendor Jauhi Segala Bentuk Gratifikasi

BPJS Kesehatan berkomitmen untuk memberantas gratifikasi yang dapat merusak citra atau nama baik organisasi

Dok. BPJS Kesehatan Cabang Mataram
BPJS Kesehatan Cabang Mataram menyelenggarakan sosialisasi kepada seluruh vendor yang bermitra dengan BPJS Kesehatan Cabang Mataram, Rabu (31/8/2022). 

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Dalam rangka mengoptimalkan pengendalian gratifikasi dan Whistle Blowing System (WBS), BPJS Kesehatan Cabang Mataram menyelenggarakan sosialisasi kepada seluruh vendor yang bermitra dengan BPJS Kesehatan Cabang Mataram, Rabu (31/8/2022).

Kepala Bidang SDM, Umum dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Cabang Mataram, Frilda Chaterina Weku mengatakan bahwa kegiatan tersebut diharapkan mampu mengendalikan penerimaan gratifikasi secara transparan dan akuntabel dengan melaksanakan sistem pelaporan pelanggaran melalui WBS.

“BPJS Kesehatan sebagai badan hukum publik yang diamanatkan oleh pemerintah untuk menyelenggarakan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berkomitmen untuk memberantas gratifikasi yang dapat merusak citra atau nama baik organisasi. Kami sangat membutuhkan dukungan para vendor dan mitra kerja BPJS Kesehatan dalam mengendalikan gratifikasi yang selama ini sangat menjadi fokus kami dalam menjaga integritas dan profesionalitas. Kami harap ke depannya para vendor dan mitra BPJS Kesehatan lainnya dapat ikut serta menolak gratifikasi dan bekerja secara profesional, transparan dan akuntabel," ujar Frida dalam keterangan tertulis.

Baca juga: Kepala BPJS Kesehatan Mataram Beri Penghargaan untuk Wali Kota Mataram

Baca juga: Tegakkan Kepatuhan Badan Usaha, BPJS Kesehatan Perkuat Kolaborasi dengan Kejari Mataram

Dalam kesempatan ini, salah satu vendor mitra BPJS Kesehatan Cabang Mataram, Meri mengapresiasi kegiatan yang telah diselenggarakan tersebut.

Menurutnya, komitmen BPJS Kesehatan sejalan dengan prinsip perusahaan tempat ia bekerja, yakni mengedepankan transparansi dan akuntabilitas.

“Kami berterima kasih kepada BPJS Kesehatan yang telah mengundang dalam acara ini, sehingga kami bisa mendapatkan informasi terkait gratifikasi dan WBS. Ini penting sekali untuk dibudayakan untuk menciptakan kerja sama yang bersih dari gratifikasi. Ke depannya kami siap mendukung BPJS Kesehatan untuk bersama-sama menjaga komitmen menghindari gratifikasi dan terus meningkatkan profesionalitas,” ujar Meri.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved