Berita Mataram

Ketua DPRD Kota Mataram Harapkan Perusakan Ruang Kelas SDN Model Tidak Terulang

Didi menyebut peminjaman gedung SDN 2 Model Mataram di SMPN 14 Mataram itu sudah berlangsung sejak tahun 2014.

Penulis: Lalu Helmi | Editor: Dion DB Putra
TRIBUNLOMBOK.COM/LALU HELMI
Ketua DPRD Kota Mataram Didi Sumardi saat mengomentari kasus perusakan sekolah di Mataram, Jumat (2/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Lalu Helmi

TRIBUNLOMBOK.COM, MATATAM - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Mataram Didi Sumardi angkat bicara perihal perusakan ruang belajar SDN Model Mataram oleh siswa SMPN 14 Mataram, Jumat (2/9/2022).

Politisi Partai Golkar itu berharap aksi perusakan jangan terulang.

"Saat ini penekanan kita adalah jika ada problem bagi kedua sekolah agar diselesaikan. Kami kira ini ada rasa yang terpendam yang cukup lama," kata Didi.

Didi menyebut peminjaman gedung SDN 2 Model Mataram di SMPN 14 Mataram itu sudah berlangsung sejak tahun 2014.

Pihak SMPN 14 Mataram dan SDN 2 Model Mataram bersepakat untuk meminjam selama dua tahun hingga 2016 lalu.

"Jadi sekitar 6 tahun sudah mereka (siswa SDN 2 Model Mataram) di situ ya. Awalnya dulu kita rencanakan cukuplah dua tahun. Kemudian ternyata melihat kondisinya molor sampai 6 tahun," kata Didi.

Didi menilai mempermanenkan gedung belajar SDN 2 Model Mataram merupakan opsi yang konkret untuk menghindari hal serupa.

"Sekarang tinggal kita permanenkan ke Gedung Universitas Terbuka Mataram. Kita juga minta pelengkapan sarana dan prasarana di sana. Kami sudah bicarakan ke Kepala Dinas untuk mendorong itu," katanya.

Didi menyebut penyebab terlambatnya proses pemindahan gedung SDN 2 Model Mataram sejak tahun 2016 lalu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved