Apakah Menyentuh Kemaluan Membatalkan Wudhu? Berikut Rukun, Doa, dan Hal-hal yang Membatalkan Wudhu

Wudhu dalam Islam hakikatnya mensucikan dari hadas kecil. Tapi wudhu tidak bisa dilakukan secara serampangan. Berikut rukun dan doa wudhu.

Editor: Sirtupillaili
TRIBUNLOMBOK.COM/SIRTUPILLAILI
Ilustrasi Wudhu. Wudhu dalam Islam dilaksanakan dengan mengikuti rukun dan ketentuannya. 

2. Hilangnya kesadaran

Hilang kesadaran maksudnya di sini adalah seperti gila, mabuk dan tidur.

Lain halnya jika ia mengantuk atau ragu apakah dirinya tidur atau tidak.

Atau tidur dalam keadaan duduk yang pantatnya tetap melekat pada tempatnya tidur, maka itu tidak membatalkan wudhu.

3. Menyentuh kemaluan

Menyentuh kemaluan membatalkan wudhu, baik itu kemaluan laki-laki atau perempuan maupun kemaluan anak-anak.

Sebagai catatan, sentuhan itu membatalkan wudhu apabila menggunakan telapak tangan. Maka tidak batal apabila dengan selainan daripadanya.

Itulah beberapa hal yang menjelaskan mengenai rukun-rukun wudhu dan beberapa yang bisa membatalkannya.

فتح الله علينا واياكم اجمعين


(*)

Tulisan ini dibuat M Ruhul Qudus, mahasiswa PKL IAIH NW Lombok Timur.

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved