Senin, 13 April 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

TGB Soroti Kasus Ferdy Sambo, Sebut Tragis dan Menyedihkan

TGB mengatakan, secara normatif untuk menyebut salah kepada Ferdy Sambo setelah proses hukum berjalan.

Penulis: Lalu Helmi | Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
Istimewa
Tuan Guru Bajang saat menanggapi kasus Ferdy Sambo. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Lalu Helmi

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Kasus tewasnya Brigadir J karena skenario dari Mantan Kadiv Propam Mabes Polri Irjen Ferdy Sambo turut mengundang perhatian dari Ketua Harian Nasional Partai Perindo TGB HM Zainul Majdi.

Kasus yang melibatkan perwira tinggi Polri ini cukup mengejutkan.

“Ya, kalimat singkat untuk menggambarkannya tragis dan sangat menyedihkan,” katanya pada Selasa, (30/8/2022).

Budiman Tanuredjo yang memandu acara mengatakan kepada TGB, kasus ini mengharubiru selama dua bulan terakhir.

Menyita perhatian segenap masyarakat Indonesia.

Baca juga: Capaian RTH Publik Kota Mataram Dipastikan Sulit Terpenuhi Karena Hal Ini

TGB mengatakan, secara normatif untuk menyebut salah kepada Ferdy Sambo setelah proses hukum berjalan.

Namun, secara khusus TGB menyoroti, kewenangan yang besar dapat disalahgunakan bila tak dibarengi sikap amanah.

“Kalau kewenangan itu kita maknakan sebagai amanah, maka kita akan memprosesnya dengan sebaik mungkin,” tegasnya.

Mantan Gubernur NTB dua periode ini melanjutkan, setiap peristiwa selalu diharapkan ada blessing, maka pada kasus Brigadir J ini dapat menjadi spirit bagi institusi yang di dalamnya ada hampir 500.000 anak bangsa mengabdi dapat lebih baik lagi.

“Ini suatu hentakan yang luar biasa. Sejarah selalu melahirkan hentakan-hentakan,” ucapnya.

Baca juga: Doa Naik Kapal Laut atau Doa Berlayar Lengkap dengan Bacaan Latin

“Hentakan yang luar biasa ini akan membuat Polri menjadi lebih baik,” sambungnya.

Kasus meninggalnya Brigadir J yang merupakan ajudan Irjen Ferdy Sambo menyita perhatian publik Indonesia.

Setelah sebelumnya disebut meninggal akibat tembak-menembak dengan Bharada E, belakangan hal tersebut terpatahkan.

Muncul skenario pembunuhan yang dibuat oleh mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo. Skenario ini pun sampai menyeret sejumlah perwira di tubuh Polri. 

Namun, dengan tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mendorong supaya tim khusus Mabes Polri mengusut kasus ini secara terang benderang.

Baca juga: HUT Ke-29 Kota Mataram: Manfaatkan Ruang Publik Guna Tingkatkan Kesehatan Warga

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved