Guru TK di Lombok Barat Dibunuh Kekasihnya, Awalnya Cekcok Usai Korban Minta Dinikahi karena Hamil

Mandor bangunan ini mengaku membunuh kekasihnya yang merupakan guru TK karena alasan minta dinikahi

Penulis: Jimmy Sucipto | Editor: Wahyu Widiyantoro
TRIBUNLOMBOK.COM/JIMMY SUCIPTO
Kapolresta Mataram Kombes Pol Mustofa (kanan) didampingi Kasatreskrim Kompol Kadek Adi Budi Astawa menunjukkan tersangka kasus pembunuhan guru TK di Dusun Medas, Gunungsari, Lombok Barat saat konferensi pers, Jumat (12/8/2022). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Jimmy Sucipto

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Akhirnya, kasus pembunuhan guru TK di Dusun Medas, Gunungsari, Lombok Barat Haerani (22) terungkap.

Rupanya, kematian guru TK yang ditemukan jasadnya di kamar mandi ini karena dibunuh kekasihnya inisial S.

Tersangka S yang ditangkap di Ngawi, Jawa Timur ini menghabisi nyawa kekasihnya itu karena menolak bertanggung jawab atas kehamilan korban.

Kapolresta Mataram Kombes Pol Mustofa menerangkan, tersangka S merupakan mandor bangunan proyek perumahan depan tempat korban tinggal.

Baca juga: Guru TK di Lombok Barat Ternyata Korban Pembunuhan, Pelaku Ditangkap di Jawa Timur

Tersangka S dan korban awalnya cekcok karena korban mengaku hamil.

“Awalnya, sebelum terjadi aksi pembunuhan S dan R melakukan hubungan badan, pada 26 Juli 2022,” jelas Mustofa dalam konferensi pers didampingi Kasatreskrim Kompol Kadek Adi Budi Astawa, Jumat (12/8/2022).

Korban kemudian meminta kekasihnya bertanggung jawab atas kehamilannya.

Korban minta dinikahi.

Hasil autopsi memperkuat hal itu dengan mengungkap kondisi janin korban.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved